Sabtu, 24 Maret 2018
TARUNG DERAJAT
Tarung Derajat adalah seni bela diri berasal dari Indonesia yang diciptakan oleh Achmad Dradjat. Ia mengembangkan teknik melalui pengalamannya bertarung di jalanan pada tahun 1960-an di Bandung. Tarung Derajat secara resmi diakui sebagai olahraga nasional dan digunakan sebagai latihan bela diri dasar oleh TNI Angkatan Darat dan Brigade Mobil Polri.
Tarung Derajat dideklarasikan kelahirannya di Bandung pada 18 Juli
1972 oleh Achmad Dradjat yang biasa dipanggil Aa Boxer. "Box!" adalah salam persaudaraan di antara anggota Tarung Derajat. Tarung Derajat menekankan pada agresivitas serangan dalam memukul dan menendang. Namun, tidak terbatas pada teknik itu saja, bantingan, kuncian, dan sapuan kaki juga termasuk dalam metode pelatihannya. Tarung Derajat dijuluki sebagai "Boxer". Praktisi Tarung Derajat disebut "Petarung".
Sejak 1990-an, Tarung Derajat telah disempurnakan untuk olahraga. Pada tahun 1998, Tarung Derajat resmi menjadi anggota KONI. Sejak itu, Tarung Derajat memiliki tempat di Pekan Olahraga Nasional. Keluarga Olahraga Tarung Derajat sekarang memiliki suborganisasi di 22 provinsi di Indonesia. Setelah diperkenalkan pada 2011 SEA Games di Palembang, namun Tarung Derajat tidak disertakan pada SEA Games 2013 di Myanmar.
SEMBOYAN
Petarung memiliki jiwa dan perilaku yang tidak menyombongkan diri. Mereka terkesan seperti orang yang penurut dengan sikapnya yang tunduk demi menghindari keangkuhan. Hal tersebut tergambar dalam semboyan Tarung Derajat:
“ Aku ramah bukan berarti takut. Aku tunduk bukan berarti takluk.”
SEJARAH
Berawal dari pengalaman yang tidak menyenangkan dan perjuangan hidup yang keras, AA Boxer panggilan akrab dari Drs. Achmad Drajat selalu mencoba untuk mempertahankan diri dari segala bentuk perkelahian yang kerap dialaminya pada masa muda dahulu. Memang menurutnya pada tahun 1960 an, di lingkungan tempat tinggalnya, AA Boxer sering mendapat tekanan-tekanan yang pada akhirnya terjadi bentrokan secara fisik. Tempat tinggalnya yang terbilang rawan pada masa itu, selalu menjadi tempat perkelahian antar kelompok, bahkan dirinya menjadi ikut terlibat, bukan AA Boxer yang memulai, tetapi timbul dari keadaan yang terpaksa.
Pengalaman hidup yang selalu tidak menyenangkan ini telah membekas pada dirinya. "Dari bosan kalah itulah timbul niat untuk menciptakan beladiri", Akhirnya ia mencoba menciptakan teknik-teknik beladiri yang praktis untuk dapat mengangkat kembali kehormatan dirinya agar tidak selalu menjadi bulan-bulanan lawannya yang bertubuh besar. Setelah ditelaah ternyata dalam perkelahian yang selalu dialaminya, ia menemukan 4 unsur gerakan, yaitu memukul, menendang, menangkis/mengelak dan membanting. Dalam benaknya timbul, "Kalau ingin menang dalam berkelahi harus mempunyai cara untuk memukul, menendang, menangkis/mengelak, dan membanting sendiri yang tidak dimiliki oleh orang lain". Dari sini diproses, karena pada dasarnya tangan dapat digerakkan secara alamiah sesuai dengan fungsi dan kebutuhannya. Semangat dan ketekunan telah membentuk dirinya menjadi mahir untuk membela diri. Kematangan dalam beladiri semakin bertambah tatkala ada orang yang dengan sengaja ingin mencoba dan mengajak beradu fisik. Bahkan memberanikan diri untuk melindungi orang yang merasa tertindas atau disakiti oleh orang yang tidak bertanggung jawab.
Sejak itu, beberapa pemuda berdatangan ingin mempelajari ilmu beladiri yang dimilikinya. Pada saat inilah panggilan dan julukan AA BOXER mulai melekat pada dirinya. Awalnya, AA Boxer tidak berkeinginan untuk mengajari orang untuk beladiri. Ia menciptakan beladiri hanya untuk dirinya sendiri dan tidak mempunyai jurus/gerakan yang baku, tetapi karena beberapa orang tetap memaksa untuk diajarkan beladiri, mulailah mereka diberikan pelajaran ilmu beladiri hasil jerih payahnya. Ini terjadi pada tahun 1968 yang pada saat itu, AA Boxer baru berusia 18 tahun.
Dari beberapa orang, kemudian menyebar dan tumbuh cukup pesat, seperti bola es yang menggelinding makin lama makin besar. Timbul pemikiran untuk membentuk suatu wadah perkumpulan yang mempunyai nama, lahirlah beladiri itu secara ilmiah dari nama panggilan sehari-hari, AA BOXER. Tepatnya tahun 1972, beladiri yang diciptakannya kini sudah memiliki nama. Perjalanan mengajar dan melatih, tumbuh berkembang sampai timbul permintaan untuk mengajar di daerah lain. Renungan dari pengalaman hidup yang diderita dan dijalaninya dengan penuh kesabaran dan tawakal telah menjadikan dirinya tegar dan menumbuhkan rasa percaya diri serta menanamkan keyakinan yang semakin mantap. Perlahan-lahan ditata dan ditinjau kembali teknik dan gerakan yang sudah diciptakan, sehingga kian hari beladiri yang lahir secara alamiah ini mulai menemukan bentuknya. Teknik-teknik yang diyakininya sudah baik mulai dibakukan. Konsepnya untuk menciptakan beladiri yang praktis dan efektif sudah semakin nampak jelas. Semuanya diilhami dari 4 unsur gerakan perkelahian, yaitu memukul, menendang, menangkis/mengelak, dan membanting. Menurutnya, sudah kodrat-Nya gerakan-gerakan fisik tersebut ada pada setiap insan manusia yang mutlak bukan milik dari suatu aliran ilmu beladiri lain.
Kedewasaannya yang ikut terbina dengan baik telah membentuk dirinya untuk selalu berfikir positif, nama perkumpulan beladiri AA Boxer terkesan berbau asing dan juga seakan bertentangan dengan idealisme bangsa Indonesia. Menurutnya, beladiri yang telah diciptakan lahir di bumi Indonesia, karena itu nama perkumpulan beladirinyapun harus berasal dari bahasa Indonesia. Hal ini juga sejalan dengan keinginannya untuk mendaftarkan olahraga beladiri ini masuk menjadi anggota KONI. Akhirnya berubahlah nama perkumpulan beladirinya menjadi TARUNG DRAJAT. Ini diambil dari kata TARUNG yang artinya perkelahian, perjuangan untuk membela diri, sedangkan kata DRAJAT diambil dari namanya Achmad Drajat. Jadi, arti TARUNG DRAJAT adalah cara berjuang mempertahankan diri ala Achmad Drajat.
Pengetahuan fisik dan batin yang juga ikut dipupuk merasa dirinya seolah berkesan dikultus dari namanya. "Kalau kita memakai nama langsung, kita seolah-olah memiliki suatu hal yang sombong atau takabur, jadi nanti akan ada suatu pengkultusan, kita tidak mau dikultuskan oleh anggota", demikian ujarnya ketika menceritakan perubahan TARUNG DRAJAT menjadi TARUNG DERAJAT. Artinya pun berubah menjadi Berjuang mempertahankan diri untuk mencapai suatu tingkat atau kehormatan, karena DERAJAT itu sendiri mempunyai arti tingkat atau kehormatan.
Hasil usaha dan perjuangan yang sebelumnya tidak pernah disangka akan menjadi seperti ini akhirnya tumbuh dan berkembang. Apalagi setelah masuk menjadi anggota KONI pada tahun 1998. Ditunjang oleh semangat dari murid-muridnya, Keluarga Olahraga Tarung Derajat atau yang lebih dikenal dengan KODRAT telah menyebar di 20 propinsi di Indonesia, dan juga sampai ke negara-negara lain khususnya Asia Tenggara. Beladiri yang diciptakan ini memang murni hanya melatih beladiri secara fisik saja, tidak ada unsur lain. Gerakan teknik beladiri yang praktis dan efektif yang dikembangkan ini tidak pernah secara khusus untuk bisa beladiri dengan senjata. Walaupun demikian diajarkan juga cara untuk menghadapi lawan yang menggunakan senjata. "Apakah dapat dikatakan insan beladiri, jika ada orang yang membawa senjata yang bukan bagian dari tugasnya ?", begitulah prinsipnya, "Sebab insan beladiri adalah orang yang ingin menciptakan hidup tenang dan selamat" , tambahnya lagi.
Beladiri Alamiah
"Tarung Derajat murni hanya mengolah fisik saja !", tegasnya. Diakuinya, memang tidak ada unsur mistik yang digunakan untuk menambah kekuatan. Berlatih fisik secara rutin dengan suatu teknik yang sudah diramu dan disesuaikan dengan teknik beladiri ciptaannya, namun tidak bertujuan untuk membentuk badan seperti atlet binaraga. Berlatih fisik untuk beladiri berarti juga berlatih napas, dan ini terjadi secara alamiah, tidak ada latihan pernapasan secara khusus. Memang dianjurkan kepada para anggotanya untuk selalu menyempatkan diri berlatih fisik dan teknik setiap hari selama 1 sampai 2 jam. Karena menurutnya untuk membentuk fisik menjadi kuat, otot dan daging menjadi pejal memerlukan latihan yang keras, disiplin yang tinggi dan dilakukan terus-menerus, sehingga diharapkan dalam waktu yang tidak terlalu lama, kekuatan dan percaya diri menjadi meningkat.
Kejadian pada masa perkelahian dahulu telah melahirkan teknik beladiri yang terbentuk secara alamiah. Gerakan tangan, kaki, dan juga anggota tubuh lainnya bersumber dari gerakan-gerakan yang biasa dan alamiah dilakukan oleh setiap orang, namun diasah lagi dengan kemasan teknik beladiri berdasarkan pengalaman dan pengetahuan yang pernah dialaminya. Hingga terbentuklah beladiri Tarung Derajat dengan teknik beladiri yang praktis dan efektif. "Yang namanya praktis adalah tidak neko-neko", tuturnya. Menurutnya lagi, tidak ada latihan untuk menahan napas, atau belajar agar menjadi kuat terhadap air raksa atau juga harus kuat terhadap pukulan besi, "Kalau orang lain bisa, harus kita akui", begitu komentarnya dengan tetap menghargai yang lain.
Setiap anggota Tarung Derajat sudah biasa terdidik secara keras, dengan porsi latihan yang keras, targetnya adalah untuk mencapai dan membentuk anggotanya mempunyai kelembutan hati nurani. Dengan menjadi petarung, perilaku hidup akan menjadi terkendali. "Tidak boleh anggota Tarung Derajat melakukan tindakan yang berlebihan, karena akan mendapat hukuman yang berat", tegasnya ketika mengakhiri pembicaraan.
ARTI LAMBANG
1. Kepalan tangan warna kuning arah ke depan :
Kepalan tangan adalah lambang gerakan-gerakan bela diri. Dua buah lingkaran bermakna bahwa gerakan-gerakan Tarung Derajat didasarkan pada kemampuan otok dan otak. Tangan memukul ke depan melambangkan bahwa tarung derajat senantiasa menuju ke masa depan yang lebih baik. Warna kuning adalah simbol angin.
2.Sepasang kilat warna merah
Gambar ini melambangkan suatu cita-cita yang luhur serta tekad yang membara didukung oleh semangat yang tinggi. Warna merah adalah simbol api.
3.Lingkaran tebal 3/4 warna hitam dengan lima kotak putih
Simbol ini melambangkan wadah/ tempat untuk pembinaan diri. Warna hitam adalah simbol tanah. Penggodokan/pembinaan yang dilakukan berdasarkan atas lima unsur daya gerak yaitu kekuatan, kecepatan, ketepatan, keberanian dan keuletan. Lima unsur tersebut disimpulkan oleh lima kotak putih. Sedangkan warna putih adalah lambang air.
SATRIA PEJUANG
Lambang bagi anggota petarung adalah gerakan dua orang sedang bertarung dengan semangat tinggi (diambil dari siluet gerakan Kang Badai dan Kang Rimba). Para petarung memiliki sebutan ksatria pejuang dan pejuang ksatria.
Inti dari pelatihan Tarung Derajat, seperti digariskan Sang Guru, adalah untuk meningkatkan DERAJAT kehidupan dan kehormatan anggota. Dari situ pula lahir filosofi Tarung Derajat, yakni “Jadikanlah dirimu oleh diri sendiri”.
MATERI LATIHAN TARUNG DERAJAT
A. Garis Besar Pembelajaran Beladiri Tarung Derajat
Beladiri tarung derajat semenjak jadi tuntutan sebagai sebuah proses pembelajaran dalam tuntutan pelatihan pada lapisan masyarakat, maka Perguruan Pusat atau operasional pada Satuan Latihan (Satlat) harus memiliki garis besar pembelajaran sebagai basis inti tuntutan kurikulum. Sebagai kurikulum inti tarung derajat telah disusun sistematika materi pelatihan secara berjenjang/tingkatan (kurata) mulai dari kurata I sampai kurata VII dan tingkat pengabdian tarung derajat “Zat” (Dradjat, 2003).
Garis besar pembelajaran disusun adalah sebagai berikut:
Kurata Materi yang dilatihkan Sabuk/beat
* I:
1. Sikap dasar,
2. Gerakan dasar tangan (siaga ditempat),
3. Gerakan dasar tangan (Siaga silang),
4. Gerakan dasar kaki/tendangan,
5. Jurus wajib; Gerak Langkah Dasar (GLD). Putih
* II:
1. Gerakan tangan,
2. Gerakan kaki,
3. Teknik bertahan menyerang,
4. Jurus wajib; Drajat Satu
5. Kekuatan/ daya tahan. Hijau strip satu orange
* III:
1. Pengulangan Gerakan kurata I dan II,
2. Gerakan tangan dan kaki,
3. Jurus wajib; Jurus dasar (judas)
4. Teknik bertahan menyerang dari kaki,
5. Teknik tarung
6. Keterampilan / ketahanan fisik. Hijau strip dua orange
* IV:
1. Jurus wajib; drajat dua
2. Teknik daya gempur
3. Teknik bertahan menyerang lanjutan/ serangan dari 3 orang (tiga arah),
4. Teknik menghadapi senjata gengam,
5. Rangkaian gerak bertahan menyerang. Biru strip satu
orange
* V:
1. Jurus wajib; drajat Tiga
2. Rangkaian gerak bertahan menyerang lanjutan/ serangan dari 3 orang lebih,
3. Filosofi dan rahasia Tarung Derajat,
4. Pendalaman teknik-teknik gerakan,
5. Kepraktisan bertahan menyerang. Biru strip dua orange
* VI:
1. Jurus wajib; Jurus GHADA satu.
2. Rangkaian gerak daya gempur.
3. Keterampilan diri. Merah strip satu hitam
* VII:
1. Jurus wajib; Jurus GHADA dua.
2. Rangkaian gerak daya gempur lanjutan.
3. Keterampilan teknik perorangan. Merah strip dua hitam
* Zat
1. Tingkat lanjutan kurata,
2. Pengabdian diri secara filosofis “wujud” hakekat tarung derajat sesungguhnya dan Ilmu yang berarti “kosong dan isi”. Hitam
sumber gambar:
1.https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSIX7jAF9j4hXJm7GX59NOsdj8p6o_m9Dspm4WBM69EEC1z3wY0iDlUIrM
2.https://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/1/17/Lambang_Tarung_Derajat.jpeg/200px-Lambang_Tarung_Derajat.jpeg
3.https://kodratbuleleng.files.wordpress.com/2011/01/logo-warna.jpg
sumber artikel:
1.http://aaboxer123.blogspot.co.id/2016/02/tarung-derajat-dari-wikipedia-bahasa.html?m=1
2.http://aaboxer123.blogspot.co.id/2016/02/sejarah-tarung-derajat.html?m=1
3.http://aaboxer123.blogspot.co.id/2016/02/arti-lambang-tarung-1.html?m=1
4.http://aaboxer123.blogspot.co.id/2016/02/satria-pejuang-lambang-bagi-anggota.html?m=1
5.http://aaboxer123.blogspot.co.id/2016/02/materi-latihan-tarung-a.html?m=1
Kamis, 22 Maret 2018
GULAT
SEJARAH GULAT
Asal usul gulat dapat di telusuri kembali sejak 15.000 tahun yang lalu melalui gambar di sebuah gua di perancis. Sebuah Relief yang terdapat dalam mitologi bangsa Babilonia dan mesir menunjukan aktivitas dan teknik-teknik para pegulat, sehingga diketahui semua orang saat ini.
Dalam tradisi barat, referensi untuk pertandingan gulat telah ditemukan dalam epik Gilgames bangsa Babilonia. Ini berarti bahwa gulat didunia barat dipengaruhi oleh bangsa timur Dekat, bangsa Babilonia. Dalam dokomen bangsa Babilonia diceritakan tentang kemenangan seorang pahlawan yang menumpas kejahatan. Dengan menganalisis dokumen tersebut, ternyata, diketahui bahwa mereka yang menjadi pahlawan dan pemenang itu telah mempraktekan teknik gulat untuk mengalahkan musuhnya.
Dijaman mesir kuno, pertarungan gulat merupakan upaya untuk menunjukan kecakapan fisik dan kemampuan militer para tentara kepada para bangsawan. Wolfgang Decker , seorang peneliti olahraga dijaman mesir kuno, berpendapat bahwa gulat terutama sekali digunakan sebagai bentuk pelatihan bagi tentara.
Dalam sejarah yunani kuno, gulat menduduki tempat penting dalam legenda dan sastra. Gulat yang dikenal saat itu adalah gulat kompetisi, karena tidak dibentingi oleh peraturan. Namun demikian, gulat tetap menjadi olahraga olimpiade bangsa yunani. Bahkan, gulat yang dikembangkan oleh bangsa Romawi kuno banyak meminjam teknik gulat yunani. Di yunani banyak didirikan palaestra atau sekolah gulat, di sekolah ini anak laki-laki mempelajari aturan sederhana, tentang gulat yunani. Orang yunani bergulat dalam lubang pasir yang disebut skamma, dan kontestan masih tertutup oleh minyak damn dilapisi debu sebelum memasuki arena pertandingan.
Vases menggambarkan angka-angka dari Mitologi yunani, terutama Heracles dan Theseus ( penemu gulat ilmiah ), dengan menunjukan bahwa mereka dapat mengalahkan monster fantastik dengan menggunakan teknik gulat yang berlaku dengan standar. Gambar pegulat pun muncul di koin Aspendosm Syracuse, dan Alexandria, dan sejumlah pertandingan gulat dapat ditemukan dalam tulisan Humer, Statius, dan Quintus dari Smirna. Bahkan Plato, seorang filsuf yang terkenal, pernah dieritakan mengikiti kompetisi dalam kejuaraan yang diadakan di Delphi dan Nemea.
Orang-orang yunani bersaing untuk mewakili kota kelahirannya dalam festival gulat yang waktu itu jumlahnya selalu meningkat di setiap tahun, pegulat fropesional yang paling terkenal pada saat itu adalah Milo dari kota Croton. Milo mendapatkan pengakuan pada olimpiade masa yunani kuno di abad 540 SM. Dan memenangkan lagi dalam enam olimpiade berturut-turut, milo tidak pernah berpartisipasi dalam gulat yang lebih brutal atau yang pada saat itu sering dikenal dengan istilah Pankration. Pankration jauh lebih brutal dari gulat profesional modern, kemenangan dicapai dengan memaksa lawan anda mengakui kekalahan.
Selama abad pertengahan, gulat mencerminkan gaya hidup orang eropa. Gulat tidak membutuhka peralatan yang khusus dan semakin populer karena taruhan para penonton difasilitasi oleh pihak penyelenggara pertandingan. Dalam tradisi inggris, telah dikembangkan dan dimodifikasi pada saat periode Renaissance. Pembukaan pertandingan memerlukan berbagai gaya yang berbeda. Sebagai contoh, di cumberland dan westmorelend, dimulai dengan pertandingan dagu beristirahat di bahu lawan kemudian menjatuhkan lawan ke tanah untuk memenangkan pertandingan.
Do cornwall, jenis jaket gulat menjadi bentuk yang lebih disukai, dengan melarang pemain memegang bagian dibawah pinggang. Ilistratur berkebangsaan jerman, albrecht rer du, membuat lebih dari seratus gambar teknik memegang dalam gulat, dan fabian von auerwald’s rinferkunst (1539), membuat salah satu buku ilustrasi tentang teknik bergulat secara rinci. Buku karya Elyot Thomas Governour (1531), merupakan karya pertama yang memfokuskan pada pendidikan jasmani, dan gulat di promosikan sebagai latihan sehat. Seabat kemudian seorang matematikawan, Sir Thomas Parkyns, menerbitkan The Inn-Play atau Cornish-Hugg Wrestler, sebuah karya yang tidak hanya menganjurkan olahraga tetapi juga menetapkan aturan untuk menghindari perilaku yang tidak sportif selama pertandingn.
Olahraga gulat dengan varian yang khas di setiap daerah sudah ada sejak jaman nenek moyang. Ketangkasan jasmani merupakan syarat mutlak untuk memelihara keuletan dan keutuhan. Pendidikan jasmani yang tidak disengaja ini telah dilakukan oleh nenek moyang kita, tapi belum didasari nilai dan manfaatnya. Bukti sejarah menunjukan bahwa “ gulat “ memang merupakan olahraga asli Indonesia, walau diluar negri gulat juga ada dan tumbuh sejak keemasan yunani dan romawi kuno.
Bukti sejarah bahwa gulat bukan barang impor dapat kita temukan melalui studi dokumentasi. Melalui studi itu, kita dapat menemukan beberapa jenis olahraga gulat tradisional di indonesia, antara lain sebagai berikut.
a) Di aceh gulad disebut Gedul-gedul
b) Di tapanuli gulat disebut Marsiranggut
c) Di jawa barat gulat disebut Benjang
d) Di jawa tengah gulat disebut Mbek-mbekan
e) Di rembang ( jawa tengah ) gulat disebut Pathol
f) Di jawa timur gulat disebut Pitingan
g) Di madura ( jawa timur ) gulat disebut Okol
h) Di nusa tenggara barat gulat disebut Paluru
i) Di sulawesi selatan gulat disebut Silotteng
j) Di ujung pandang gulat disebut Sinotto
k) Di kalimantan selatan gulat disebut Baguling
Dilihat dari gerakannya, gulat tradisional merupakan komposisi olahraga dan seni budaya yang timbul dari naluri / instink, di sini terdapat koordinasi latihan antara otak, otot, keberanian, keuletan, kesatriaan dan kesadaran.
Sebelum perang dunia II, indonesia sudah mengenal gulat yang berkembang di dunia internsional. Gulat dibawa oleh tentara belanda yang pada waktu itu menduduki wilayah Indonesia sebagai negara koloni. Tahun 1941-1945 sewaktu pendudukan tentara jepang, seni bela diri jepang seperti judo, sumo dan kempo masuk ke indonesia, sehingga gulat secara berangsung-angsur mulai dilupakan.
Adanya kejuaraan di yokohama pada tahun 1961 membuat PGSI mengadakan seleksi nasional untuk menentukantim indonsia ke juaraan dunia yang berlangsung pada tahun Juni 1961 itu,empat pelulat terpilih pada waktu itu untuk mewakili indonesia, yaitu Rachman Firdaus (kelas 68 kg, gaya bebas), Yosept Taliwongso (kelas 68 kg gaya Yunani-Romawi), Sudrajad (kelas 62 kg, gaya bebas), Elias margio (kelas 62 kg, gaya Yunani). Mereka ini didampingi oleh Kpten Obos Purwono sebagai manajer tim da Balting Ong sebagai pelatih.
Dalam PON V tahun 1961 di bandung gulat termasuk salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan, dilaksanaka di bioskop Varia (sekarang nusantara). Tahun 1962, Asian Games IV berlangsung di jakarta. Indonesia menurunkan pegulat secara fuul tame, mulai dari kelas 52 kg – 87kg, indonesia hanya meraih dua medali perunggu melalui mujari (kelas 52 kg) dan Rachman Firdaus (kelas 63 kg) yang keduanya menggunakan gaya Yunani-Romawi. Tahun 1964, PB PGSI mengirim para pegulat ke RRC kan Korea Utara. Tahun 1965 menjelang PON VI di jakarta muncul pegulat-pegulat yang penuh bakat, seperti Suparman Hamid, Tigor Siahaan, dan Johny Gozali. Dan semua acara ini gagal karena situasi politik. Tahun 1966
menjelang Asin Games V di bangkok, PHSI mengadakan kejuaraan nasional di bandung. Tahun 1967, diselenggarakan kejuaraan nasional di surabaya. Tahun 1968, merupakan tahun yang sepi bagi PGSI karna tidak adanya kegiatan tingkat nasional. Tahun 1969, diadaka PON VII di surabaya, dimana para pegulat dari Sumtera utara, DKI jaya, Jawa barat, Jawa tengah, D.I. Yogyakarta, Jawa timur dan sulawesi selatan mengukur kekuatan dalam arena tersebut. Tahun 1970, PGSI mendapat kesempatan lagi untuk ambil bagian dalam Asian Games VI di bangkok. Tahun 1971, untuk pertama kalinya dan merupakan terakhir kalinya gulat di pertandingkan di POM (Pekan Olahraga Mahasiswa) di palembang. Tahun 1972 menjelang PON VIII di jakarta, terlebih dahulu diadakan babak kualifikasi bagi daerah-daerah yang akan ikut serta dalam PON. Tahun 1973, PGSI juga kembali mengikuti kejuaraan gulat di Glanbator, Mongolia, tim indonesia diwakili oleh Tigor Siahaan, Syampurno, Johny Gozali, dan Darmanto. Selain itu kegiatan internasional yang di ikuti oleh pegulat kita adalah:
· Tahun 1974 Asian Games VII di Teheran, PGSI mengirimkan pegulat tigor siahaah kelas 48 kg, dan Johny Gozali kelas 62 kg.
· Kejuaraan dunia tahun1978 di Mexico, PGSI menurunkan pegulat Suwrto kelas 57 kg, Alfan Sulaiman kelas 62 kg, Tahi sihombinf kelas 68 kg, dan Eddy santoso kelas 74 kg.
· Tahun 1980, di Rumania PGSI mengirimkan pegulat Suwarto kelas 57 kg, Edison kelas 62 kg, dan Alfan Sulaiman kelas 68 kg.
· Tahun 1982, Asian Games IX di New Delhi, PGSI mengirimkan Rubianto Hadi kelas 48 kg, Rusdi kelas 57 kg, dan Alfan Sulaiman kelas 62 kg.
Sejak pembentukannya tahun 1960 PGSI telah banyak melakukan kegiatan baik lokal, nasional maupun internasional.
PENGERTIAN GULAT
Gulat merupakan salah satu cabang olahraga beladiri individu yang berasal dari yunani-romawi. Gulat adalah kontak fisik antara dua orang, di mana salah seorang pegulat harus menjatuhkan atau dapat mengontrol musuh mereka.
Olahraga gulat indentik dengan dua orang yang saling berhadapan dan berusaha untuk mengungguli lawanya dengan cara menarik, mendorong, membanting, menjegal, dan mengunci sampai punggung lawan menempel di atas matras.
Teknik-teknik dalam gulat
dapat menyebabkan luka yang serius.
KLASIFIKASI GULAT
Ada dua gaya yang dipertandingkan olahraga gulat yaitu; gaya Bebas ( Freestyle ) dan gaya Romawi Yunani ( Greeco Roman).
· GULAT GAYA BEBAS ( Freestyle)
Dalam gulat gaya bebas, pegulat dapat menggunakan kali dan boleh memegang lawan baik di atas maupun di bawah pinggang. Olahraga gulat gaya bebas terdapat berbagai teknik serangan atas yaitu: tangkapan kaki, tangkapan satu kaki, tangkapan dua kaki, tarikan lengan, bantingan bahu, bantingan leher, bantingan lengan, kayang depan, kayang samping, kayang belakang ( zubless).
Batasan permainan untuk gaya bebas yaitu seorang pegulat diperbolehkan menangkap kaki lawan, mengkait kaki lawan, dan menggunakan kaki secara aktif untuk melakukan suatu gerakan atau menggunakan seluruh bagian anggota badan untuk melakukan serangan, dengan kata lain bahwa dalam gaya bebas, atlet diperbolehkan menggunakan seluruh anggota badan untuk melakukan serangan.
Teknik dan tangkapan dua kaki merupakan teknik dasar gulat gaya bebas yang sering digunakan dalam setiap latihan dan pertandingan, karena jika seorang pegulat berhasil melakukan teknik tangkapan dalam latihan atau pertandingan maka seorang pegulat dengan mudah untuk mengungguli lawanya, secara analisis gerak pada saat melakukan teknik tangkapan dua kaki, melangkah dengan cepat untuk menjangkau lawan dan lengan menangkap paha bagian belakang, posisi kepala tegak dan menempel di samping pinggang, disaat yang bersamaan kedua paha lawan ditarik sampai lawan terjatuh di atas matras.
· GULAT GAYA ROMAWI YUNANI ( Greeco Roman)
Dalam Gulat Yunani-Romawi, yunani, seorang pegulat dilarang keras dibawah garis pinggang atau mengkait kaki lawan atau menggunakan kaki secara aktif untuk melakukan suatu gerakan. Gaya Greeco Roman tidak boleh menyerang bagian tungkai baik dengan menggunakan tangan maupun kaki. Demikian pula tidak boleh menggunakan tungkai secara aktif dalam melakukan gerakan atau teknik serangan,contohnya melakukan sapuan kaki seperti dalam olahraga judo.
Pada gaya romawi yunani ( greeco roman) terdapat berbagai teknik serangan atas yaitu : bantingan pinggang, bantingan leher, bantingan lengan, bantingan sway, kayang depan, kayang samping, zubless dll. Seorang pegulat harus menguasai teknik serangan, counter, dan bertahan baik untuk mengungguli lawannya,
Untuk melakukan teknik diatas maka perlu di tunjang unsur-unsur kondisi fisik, peran komponen kondisi fisik terlihat sangat menonjol dalam olahraga gulat dan pada level pertandingan tertentu olahraga gulat berlangsung sangat dinamis. Seorang pegulat di level tersebut harus dapat menggunakan berbagai teknik pergumulan atau pergulatan dengan dukungan fisik yang prima, karena biasanya berlangsung dalam waktu yang relatif lama.
Olahraga gulat mempertandingkan 2 macam gaya yaitu gaya bebas dan gaya Yunani-Romawi. Gulat gaya bebas dan gaya Yunani-Romawi masing-masing meliputi kelas-kelas :
1. Kelas 48 kg 6. Kelas 74 kg
2. Kelas 52 kg 7. Kelas 82 kg
3. Kelas 57 kg 8. Kelas 90 kg
4. Kelas 62 kg 9. Kelas 100 kg
5. Kelas 68 kg 10. Kelas 100 kg, + (over + 100 kg).
6. Kelas 74 kg
7. Kelas 82 kg
8. Kelas 90 kg
9. Kelas 100 kg
10. Kelas 100 kg, + (over + 100 kg).
TEKNIK-TEKNIK DASAR GULAT
“teknik dasar ialah semua gerakan yang mendasari permainan, dan dengan modal tersebut seseorang dapat bermain dengan atau berlatih secara terarah.” Dari pengertian tersebut tentunya para atlet harus mampu menguasai teknik-teknik yang menjadi dasar setiap cabang olahraganya terutama cabang olahraga gulat gaya bebas. Sudradjat (2010). Berikut adalah teknik-teknik dalam gulat gaya:
* Teknik tangkapan :
a. Tangkapan kaki
b. Tangkapan satu kaki
c. Tangkapan kaki kiri
d. Tangkapan kaki kanan
e. Tangkapan dua kaki
* Teknik bantingan :
a. Bantingan kepala
b. Bantingan lengan
c. Bantingan ketiak
d. Bantingan pinggang
e. Sway
f. Kayang samping
g. Kayang depan
h. Kayang belakang
* Teknik bawah : ( PARTERE )
a. Gulungan kepala
b. Gulungan lengan
c. Gulungan dada
d. Gulungan purut
e. Gulungan paha
f. Gulungan kaki satu
g. Gulungan kaki dua
h. Gulungan kaki silang
* Teknik gulungan : ( POSISI BUAYA )
a. Gulungan kepala
b. Gulungan lengan
c. Gulungan dada
d. Gulungan perut
e. Gulungan kaki
f. Gulungan kaki satu
g. Gulungan dua kaki
h. Nelson
i. Double nelson
PENILAIAN DALAM GULAT
- 1 angka, teknik:
Ø Bagi pegulat yang membawa lawannya ke bawah dan menguasainya dari belakang (kontak 3 titik dengan matras yakni 2 lengan dan 1 lutut atau 1 lengan dan 2 lutut)
Ø Bagi pegulat yang bisa mengatasi tangkapan dan penguasaan lawannya dengan mengambil alih posisi dari belakang ( over pass )
- 2 angka, teknik:
Ø Bagi pegulat yang melakukan tangkapan pada posisi parterre yang menyebabkan lawannya berada dalam posisi danger atau jatuhan
Ø Bagi pegulat penyerang yang lawannya berguling dengan pundaknya
- 3 angka, teknik:
Ø Bagi pegulat yang melakukan tangkapan dari posisi berdiri membawa lawannya ke posisi danger
dengan bantingan yang membentuk garis lengkung kecil
Ø Bagi pegulat yang melakukan tangkapan grand amplitude, tetapi awannya tidak jatuh dalam posisi danger (jatuh dalam posisi telungkup)
- 5 angka, teknik:
Ø Semua tangkapan yang dieksekusikan pada posisi berdiri dengan tangkapan grand amplitude, sehingga membuat pegulat bertahan langsung berada dalam posisi danger
Ø Eksekusi tangkapan kepada pegulat yang sedang berada pada posisi parterre
diangkat dengan mengangkatnya sehingga terlepas dari matras dan kemudian dibanting dengan tangkapan grand amplitude yang mengakibatkan lawannya langsung berada pada posisi danger (tambahan 1 angka teknik karena dimulai dengan mengangkat lawan yang sedang berada dalam posisi parterre dari matras).
sumber gambar:
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjwgt3KS8K6OT4OxVBsxvubVRwmDBXSIOYSwXQQEG_yNZjsy1LlgxnAPyDN0yg3cIYmWKJysyH6fjpiHDYq39YxnEwqoqjBo073YNKLzrDbgIHewYL-3uvkaHFhQQKpbLtRtfE7QJaCoJ8/s1600/gulat.jpg
sumber artikel: https://arham892.blogspot.co.id/2016/05/gulat.html?m=1
TAEKWONDO
Taekwondo (juga dieja Tae Kwon Do ,
Taekwon-Do ) adalah olah raga bela diri
Korea yang paling populer dan juga merupakan olah raga nasional Korea. Ini adalah seni bela diri yang paling banyak dimainkan di dunia dan juga dipertandingkan di Olimpiade . Dalam bahasa Korea , hanja untuk Tae berarti "menendang atau menghancurkan dengan kaki"; Kwon berarti "tinju"; dan Do berarti "jalan" atau "seni". Jadi,
Taekwondo dapat diterjemahkan dengan bebas sebagai "seni tangan dan kaki" atau "jalan" atau "cara kaki dan kepalan". Popularitas taekwondo telah menyebabkan seni ini berkembang dalam berbagai bentuk. Seperti banyak seni bela diri lainnya, taekwondo adalah gabungan dari teknik perkelahian, bela diri, olah raga, olah tubuh, hiburan, dan filsafat.
Meskipun ada banyak perbedaan doktriner dan teknik di antara berbagai organisasi taekwondo, seni ini pada umumnya menekankan tendangan yang dilakukan dari suatu sikap bergerak, dengan menggunakan daya jangkau dan kekuatan kaki yang lebih besar untuk melumpuhkan lawan dari kejauhan. Dalam suatu pertandingan, tendangan berputar, 45 derajat, depan, kapak dan samping adalah yang paling banyak dipergunakan; tendangan yang dilakukan mencakup tendangan melompat, berputar, skip dan menjatuhkan, seringkali dalam bentuk kombinasi beberapa tendangan. Latihan taekwondo juga mencakup suatu sistem yang menyeluruh dari pukulan dan pertahanan dengan tangan, tetapi pada umumnya tidak menekankan grappling (pergulatan).
Tiga Materi Dalam Berlatih
1. Poomse atau rangkaian jurus adalah rangkaian teknik gerakan dasar serangan dan pertahanan diri, yang dilakukan melawan lawan yang imajiner, dengan mengikuti diagram tertentu. Setiap diagram rangkaian gerakan poomse didasari oleh filosofi timur yang menggambarkan semangat dan cara pandang bangsa Korea.
2. Kyukpa atau teknik pemecahan benda keras adalah latihan teknik dengan memakai sasaran/obyek benda mati, untuk mengukur kemampuan dan ketepatan tekniknya. Obyek sasaran yang biasanya dipakai antara lain papan kayu, batu bata, genting, dan lain-lain. Teknik tersebut dilakukan dengan tendangan, pukulan, sabetan, bahkan tusukan jari tangan.
3. Kyoruki atau pertarungan adalah latihan yang mengaplikasikan teknik gerakan dasar atau poomse, dimana dua orang yang bertarung saling mempraktekkan teknik serangan dan teknik pertahanan diri.
Filosofi Sabuk pada Tae Kwon Do
* Putih, melambangkan kesucian,awal/dasar dari semua warna,permulaan.(mempelajari jurus dasar (taeguk) 1)
* Kuning, melambangkan bumi,disinilah mulai ditanamkan dasar-dasar TKD dengan kuat.?(mempelajari jurus dasar (taeguk) 2 dan 3).Sebelum naik sabuk hijau biasanya naik ke sabuk kuning strip hijau terlebih dulu.
* Hijau, melambangkan hijaunya pepohonan,pada saat inilah dasar TKD mulai ditumbuhkembangkan.(mempelajari taeguk 4 dan 5).Sebelum naik ke sabuk biru biasanya naik ke sabuk hijau strip biru terlebih dulu.
* Biru, melambangkan birunya langit yang menyelimuti bumi dan seisinya,memberi arti bahwa kita harus mulai mengetahui apa yang telah kita pelajari.(mempelajari taeguk 6 dan 7).Sebelum naik sabuk merah biasanya naik ke sabuk biru strip merah terlebih dulu.
Merah melambangkan matahari artinya bahwa kita mulai menjadi pedoman bagi orang lain dan mengingatkan harus dapat mengontrol setiap sikap dan tindakan kita.(mempelajari taeguk 8, 9, dan 10). Sebelum naik sabuk hitam, biasanya naik ke sabuk merah strip dua dan merah strip satu dahulu.
* Hitam, melambangkan akhir,kedalaman,kematangan dalam berlatih dan penguasaan diri kita dari takut dan kegelapan.Hitam memiliki tahapan dari Dan 1 hingga Dan 10.
Janji Taekwondo Indonesia
Kami//taekwondo Indonesia berjanji :
1. Menjunjung tinggi nama bangsa dan negara Republik Indonesia//yang berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
2. Mentaati asas-asas Taekwondo Indonesia.
3. Menghormati pengurus pelatih senior dan sesama taekwondoin dalam mengembangkan Taekwondo Indonesia.
4. Selalu berlaku jujur dan bertanggung jawab dalam menjaga nama baik Taekwondo Indonesia.
5. Menjadi pembela kebenaran dan keadilan.
Terminologi Tae Kwon Do
1. Sabeum = Instruktur
2. Sabeum Nim = Instruktur Kepala
3. Seonbae = Senior
4. Hubae = Junior
5. Tae Kwon Do Junshin = Prinsip Ajaran Tae Kwon Do
6. Muknyeom = Meditasi
7. Dobok = Seragam Tae Kwon Do
8. Ti = Sabuk Latihan
9. Oen = Kiri
10. Oreon = Kanan
11. Joonbi = Siap
12. Sijak = Mulai (Tanpa Komando(biasa dilakukan di poomse))
13. Kalryeo = Stop
14. Keysok = Lanjutkan
15. Keuman = Selesai
16. A Nee = Tidak
17. Yee = Ya
18. Eolgol = Sasaran atas
19. Moumtong = Sasaran tengah
20. Arae = Sasaran bawah
21. Kyungrye = hormat
22. chariot= mempersiapkan diri
23. nici= sekian
24. belci ki manisi= tempat istirahat
25. menicip= pengawas taekwondo
26. dobeon= dua kali
27. sambeon= tiga kali
28. iljang= satu
29. ijang= dua
30. samjang= tiga
31. sahjang= empat
32. ohjang= lima
33. yukjang= enam
34. chiljang= tujuh
35. paljang= delapan
Pukulan, Tekanan, dan Tangkisan
a. Pukulan
* Yeop Jireugi = Pukulan Samping
* Chi Jireugi = Pukulan Dari Bawah Keatas
* Dolryeo Jireugi = Pukulan Mengait
* Pyojeok Jireugi = Pukulan Dengan Sasaran
* momtong jireugi= pukulan mengarah ke tengah(pukulan mengarah ke ulu hati)
* are jireugi= pukulan ke bawah
* oreon jireugi= pukulan dengan tangan kanan yang dilakukan sambil menendang(ap chagi)
* Eolgol jireugi= pukulan ke atas (pukulan mengarah ke kepala)
b. Tendangan
* Ap Chagi = Tendangan Kedepan
* Dollyo Chagi = Tendangan Melingkar Depan
* Yeop Chagi = Tendangan Samping
* Dwi Chagi = Tendangan Kebelakang
* Twieo Dwi Chagi = Tendangan kebelakang Yang Dilakukan Sambil Melompat
* goley chagi= tendangan double
* sip chagi an chagi= tendangan yang dilakukan sambil melompat dan tangkisan aremaki
* eolgol ap chagi = tendangan mengarah ke atas (tendangan ke arah kepala)
* momtong ap chagi=tendangan mengarah ke tengah(mengarah ke perut)
* penriyti chagi= tendangan keliling.
c. Tangkisan
* aremaki = Tangkisan bawah
* Elgol Ceceumaki = Tangkisan ke arah kepala
* Bakat Momtong Bakat Maki = Tangkisan dari arah dalam menggunakan bagian dalam lengan bawah.
* Bakat Momtong An Maki = Tangkisan dari arah dalam menggunakan bagian luar lengan bawah.
* An Maki = tangkisan darri arah luar.
* bina maki an maki= tangkisan yang dimulai dari lengan bawah dan saat masuk ke dalam harus melalui lengan atas.
* am palmok mongtong bakat maki= tangkisan ke arah lengan bawah
Pengertian Tae Kwon Do
Taekwondo dikenal sebagai seni beladiri yang berarti : Cara menendang dan memukul. Dalam Korea hanja untuk Tae berarti menendang dengan kaki, Kwon berarti pukulan dengan tangan, dan Do berarti sifat. Jadi Taekwondo dapat diartikan sebagai kaki, tangan, dan sifat. Maksudnya kaki lebih sering digunakan dari pada tangan saat latihan dan itu akan menunjukkan sifat seseorang.
Dasar-dasar Tae Kwon Do
Dasar-dasar tae kwon do terdiri dari 5 komponen dasar, yaitu:
1. Bagian tubuh yang menjadi sasaran (Keup So).
2. Bagian tubuh yang digunakan untuk menyerang atau bertahan.
3. Sikap kuda-kuda (Seogi).
4. Teknik bertahan/menangkis (Makki).
5. Teknik serangan (Kongkyok Kisul) yang terdiri dari Pukulan/Jierugi (Punching), Sabetan/Chigi (Striking), tusukan/Chierugi (Thrusting), Tendangan/Chagi (Kicking)
Etiket Berlatih Tae Kwon Do
Etiket Saat Berlatih Ditempat Latihan (Dojang):
1. Bila mana anda memasuki Do Jang, berikan hormat kepada :
a. Lambang Taekwondo Indonesia/Do Jang tempat berlatih
b. Instruktur/pelatih
c. Senior/sesame Taekwondoin
d. Saat meninggalkan Do Jang
2. Bilamana anda hendak berlatih, masuklah Do Jang dan duduk/bersikaplah dengan sopan sampai pelatih dating. Jangan meninggalkan Do Jang tanpa seijin pelatih.
3. Jangan mengenakan sepatu, merokok, mengunyah permen karet, tertawa keras, dan berkata-kata kotor dalam Do Jang.
4. Pada saat berlatih, kenakanlah Do Bok yang bersih dan janganlah mengenakan perhiasan seperti : arloji, kalung, gelang dan cincin.
5. Bilamana mau bermaksud menemui pelatih, hormatlah terlebih dahulu kemudian sampaikanlah maksud anda dengan sopan dan berikan hormat setelah keperluan anda selesai.
6. Bilamana anda menemui kesulitan didalam berlatih dan anda memerlukan bimbingan dari pelatih, sampaikanlah kesulitan anda dengan sopan, sederhana dan jelas. Jangan menyuruh pelatih anda untuk mendemontrasikan atau melakukan sesuatu hal, tetapi cukup jelaskan bahwa anda tidak mengerti akan sesuatu hal dan percayakanlah pelatih anda akan memberikan bimbingan yang baik dan benar.
7. Seluruh Taekwondoin harus patuh dan hormat kepada pelatih. Taekwondoin senior harus memberikan contoh yang baik kepada Taekwondoin yang lebihjunior.
8. Jangan mendemontrasikan atau mengajarkan Taekwondo di liar Do Jang tanpa sepengetahuan atau seijin pelatih anda. Janganlah mencemarkan nama baik Taekwondo, Pengurus, Pelatih dan Alma Mater dimana anda berlatih Taekwondo.
9. Untuk mengikuti kejuaraan ataupun aktivitas Taekwondo maupun seni beladiri lain, anda harus mendapat ijin dari pelatih.
sumber gambar:
1.https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjDixQUUqEPRiMdhMreK7xkaor16QYEsOL3rq7Ock4-bJgQ0MOKEheLMca5hkLWNfkMSgkuYoMgSj_uhZ4_pOkmysWWa5UbW40xLZAxjoNnU9XgXa2KxEtIDs0nv1pYtDacJGiTV6k8AYo/s280/ti_logo_small_web_view1.jpg
2.https://www.insidethegames.biz/media/image/30687/o/The%20World%20Taekwondo%20Poomsae%20Championships%20will%20be%20the%20highest%20ranked%20event.jpg
3.https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgGG0Se5Im2FrxZ-dk509NC7Jcn9Poa_cMmpRibL9VlbCcoxOcJs4PdP407DKY-JNNVcWfv-cmkyL3DgVBq0dtOXsf6GobD81cCX9T0v80zMG-uZ_hiEc2jNqXE9NoxDVf-qqYctLaYzigw/s1600/Cara+Belajar+Kyukpa+Taekwondo.jpg
4.http://www.fisu.net/medias/images/020710_taekwondo1.jpg
sumber artikel: http://resti150995.blogspot.com/2012/11/taekwondo-juga-dieja-tae-kwon-do.html?m=1
Rabu, 21 Maret 2018
PENCAK SILAT
Olahraga bela diri pencak silat adalah olahraga asli Indonesia yang kini sudah dipertandingkan di tingkat ASEAN, Asia, dan kejuaraan dunia. Pertandingan pencak silat mulai dilaksanakan secara nasional dan dimasukan dalam acara Pekan Olahraga nasional (PON) dan PON VIII di Jakarta tahun 1973.
Pengertian Pencak Silat
Pengertian pencak silat menurut IPSI adalah hasil budi daya manusia Indonesia untuk membela dan mempertahankan eksistensi (kemandirian) dan integritas (kemanunggalan) terhadap lingkungan alam dan sekitarnya untuk mencapai keselarasan hidup dalam meningkatkan iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Unsur Pencak Silat
Unsur-unsur yang terdapat dalam pencak silat adalah sebagai berikut.
- Olahraga
- Kesenian
- Bela diri
- Pendidikan mental kerohanian.
- Persaudaraan menuju persatuan.
Istilah istilah dalam pencak silat
* Kuda-kuda : adalah posisi menapak kaki untuk memperkukuh posisi tubuh. Kuda-kuda yang kuat dan kukuh penting untuk mempertahankan posisi tubuh agar tidak mudah dijatuhkan. Kuda-kuda juga penting untuk menahan dorongan atau menjadi dasar titik tolak serangan (tendangan atau pukulan).
*Sikap dan Gerak: Pencak silat ialah sistem yang terdiri atas sikap (posisi) dan gerak-gerik (pergerakan). Ketika seorang pesilat bergerak ketika bertarung, sikap dan gerakannya berubah mengikuti perubahan posisi lawan secara berkelanjutan. Segera setelah menemukan kelemahan pertahanan lawan, maka pesilat akan mencoba mengalahkan lawan dengan suatu serangan yang cepat.
*Langkah: Ciri khas dari Silat adalah penggunaan langkah. Langkah ini penting di dalam permainan silat yang baik dan benar. Ada beberapa pola langkah yang dikenali, contohnya langkah tiga dan langkah empat.
*Kembangan : adalah gerakan tangan dan sikap tubuh yang dilakukan sambil memperhatikan, mewaspadai gerak-gerik musuh, sekaligus mengintai celah pertahanan musuh. Kembangan utama biasanya dilakukan pada awal laga dan dapat bersifat mengantisipasi serangan atau mengelabui musuh. Seringkali gerakan kembangan silat menyerupai tarian atau dalam maenpo Sunda menyerupai ngibing (berjoget). Kembangan adalah salah satu bagian penilaian utama dalam seni pencak silat yang mengutamakan keindahan gerakan.
*Buah : Pencak Silat memiliki macam yang banyak dari teknik bertahan dan menyerang. Secara tradisional istilah teknik ini dapat disamakan dengan buah. Pesilat biasa menggunakan tangan, siku, lengan, kaki, lutut dan telapak kaki dalam serangan. Teknik umum termasuk tendangan, pukulan, sandungan, sapuan, mengunci, melempar, menahan, mematahkan tulang sendi, dan lain-lain.
*Jurus : pesilat berlatih dengan jurus-jurus. Jurus ialah rangkaian gerakan dasar untuk tubuh bagian atas dan bawah, yang digunakan sebagai panduan untuk menguasai penggunaan teknik-teknik lanjutan pencak silat (buah), saat dilakukan untuk berlatih secara tunggal atau berpasangan. Penggunaan langkah, atau gerakan kecil tubuh, mengajarkan penggunaan pengaturan kaki. Saat digabungkan, itulah Dasar Pasan, atau aliran seluruh tubuh.
*Sapuan dan Guntingan : adalah salah satu jenis buah (teknik) menjatuhkan musuh dengan menyerang kuda-kuda musuh, yakni menendang dengan menyapu atau menjepit (menggunting) kaki musuh, sehingga musuh kehilangan keseimbangan dan jatuh.
*Kuncian : adalah teknik untuk melumpuhkan lawan agar tidak berdaya, tidak dapat bergerak, atau untuk melucuti senjata mu
Gelanggang dan Perlengkapan dalam Pertandingan Pencak Silat
a. Perlengkapan Gelanggang Pencak Silat
- Gelanggang dapat di lantai dan dilapisi matras setebal 5 cm, ukuran 10 m x 10 m warna dasar hijau terang dan garis putih setebal 5 cm, bidang berbentuk lingkaran diameter 8 m, lingkaran tengah diameter 3 m.
- Meja dan kursi pertandingan.
- Meja dan kursi wasit.
- Formulir pertandingan dan alat tulis.
- Jam pertandingan, gong, dan bel.
- Lampu babak.
- Lampu isyarat berwarna merah,biru, dan kuning.
- Bendera kecil berwarna merah dan biru.
- Timbangan
- Lain-lain sesuai perlengkapan yang dibutuhkan.
b. Perlengkapan Bertanding Pencak Silat
- Pakaian, menggunakan pakaian pencak silat warna hitam sabuk putih, badge IPSI di sebelah kiri.
- Perlindungan badan (body protector) warna hitam sesuai standar IPSI.
- Pesilat putra menggunakan pelindung kemaluan (genetile protector ).
- Gum shil
- Perlindungan sendi.
Gerakan/ Teknik dari Pencak Silat
Beberapa teknik kuda-kuda dan sikap-sikap variasi lain dalam pencak silat antara lain sebagai berikut.
a. Sikap Kuda-kuda
Sikap berdiri kuda-kuda
adalah sikap dasar dengan posisi kaki tertentu sebagai dasar tumpuan untuk melakukan sikap dan gerakan bela serang. Latihan ini dilakukan dengan sikap tegak dan dua kepalan tangan di pinggang. Sikap ini terdiri dari sebagai berikut.
1. Kuda-kuda depan yaitu dari posisi berdiri kuda-kuda salah satu kaki ditarik ke depan dengan lutut tetap ditekuk, sedangkan kaki lainnya di belakang dan berat badan bertumpu di kaki depan.
2. Kuda-kuda belakang yaitu dari posisi berdiri kuda-kuda salah satu kaki berada di depan, sedangkan kaki lainnya berada di belakang dan berat badan bertumpu di kaki belakang.
3. Kuda-kuda tengah yaitu sikap kedua kaki melebar sejajar dengan bahu dan berat badan ditopang secara merata oleh kedua kaki, dapat juga dilakukan dengan posisi serong.
4. Kuda-kuda samping yaitu kuda-kuda dengan posisi kedua kaki melebar sejajar dengan tubuh dan berat badan bertumpu di salah satu kaki yang menekuk ke kiri dan ke kanan.
5. Kuda-kuda silang depan dan silang belakang yaitu dari posisi sikap berdiri kuda-kuda tarik salah satu kaki secara serong ke depan kanan atau kiri, atau ke arah belakang kanan atau kiri.
b. Sikap Pasang
Sikap pasang adalah suatu sikap siaga untuk melakukan pembelaan atau serangan yang berpola dan dilakukan pada awal serta akhir rangkaian gerakan. Sikap pasang mempunyai unsur-unsur sebagai berikut.
* Sikap kuda-kuda
* Sikap tubuh
* Sikap tangan
Sikap pasang merupakan hal yang penting dalam permainan dan pertandingan pencak silat. Sikap pasang terdiri dari sebagai berikut.
- Sikap pasang atas
- Sikap pasang tengah
- Sikap pasang bawah
Cara melakukan sikap pasang sebagai berikut
1. Pandangan lurus ke depan.
2. Kaki dibuka agak lebar, salah satu kaki depan, dan kedua lutut ditekuk. Hal tersebut ditujukan untuk mendapatkan posisi tubuh yang stabil dan kuat.
3. Berat badan terletak pada kaki belakang
4. Posisi kedua tangan melakukan sikap pasang di depan dada.
c. Sikap Tangkisan
1) Tangkisan Atas
Salah satu tangan membentuk tinju, posisi tangan berada di depan antara ubun-ubun dan kening, dengan tujuan memberi tangkisan yang dilakukan dari bawah ke atas untuk melindungi kepala dari serangan lawan.
2) Tangkisan Belah Tengah
Tangkisan belah tengah dilaukan dengan kedua lengan dan mengarahkan ke luar.
3) Tangkisan Silang Atas?Jepit Atas
Tangkisan yang menggunakan kedua lengan yang menyilang dengan perkenaannya sudut persilangan lengan, arahnya dari atas ke bawah dan sebaliknya.
4) Tangkisan Luar
Tangkisan luar dilakukan dengan membuang ke arah luar.
5) Tangkisan Bawah
Tangkisan ini dilakukan dengan membuang arah ke luar.
d. Hindaran dalam Pencak Silat
1) Hindaran Hadap
Menghindar dengan memindahkan kaki sehingga posisi tubuh menghadap lawan.
2) Hindaran Sisi
Menghindar dengan memindahkan kaki sehingga posisi tubuh menyamping lawan.
e. Pukulan dalam Pencak Silat
Pengertian pukulan dalam pencak silat adalah serangan yang dilakukan menggunakan tangan kosong sebagai komponennya. Pada prinsipnya segala teknik pukulan yang terdapat dalam pencak silat boleh digunakan untuk menyerang bagian-bagian tubuh lawan yang disahkan untuk diserang dalam upaya memperoleh angka.
f. Tendangan dalam Pencak Silat
1) Tendangan sabit
Tedangan sabit dilakukan dalam lintasan setengah lingkaran. Bagian yang dikenakan yaitu bagian punggung telapak kaki atau pangkal jari telapak kaki dengan sasaran seluruh bagian tubuh.
2) Tendangan Lurus
Tendangan lurus yaitu tendangan yang menggunakan ujung kaki dengan tungkai lurus.Tendangan ini mengarah ke depan pada sasaran dengan meluruskan tungkai sampai ujung kaki. Bagian kaki yang kena saat menendang adalah pangkal bagian dalam jari-jari kaki. Posisi badan menghadap ke sasaran.
3) Tendangan T
Tendangan T hampir sama dengan tendangan lurus, yaitu menggunakan sebelah kaki dan tungkai. Lintasannya lurus ke depan dan perkenaannya pada tumit, telapak kaki, dan sisi luar telapak kaki. Tendangan ini biasanya digunakan untuk serangan samping dengan sasaran seluruh bagian tubuh.
Variasi dan Kombinasi Teknik Pencak Silat
a. Pembelajaran Variasi dan Kombinasi Gerak Dasar Pukulan
1) Persiapan
Berdiri posisi awal, kedua lengan mengepal di depan dada, kedua tumit dirapatkan, dan ujung-ujung jari kaki membentuk sudut 90 derajat.
2) Pelaksanaan
Kaki kanan dilangkahkan ke kanan bersamaan dengan memukulkan tangan kanan, lengan lurus ke depan, disikukan ke belakang, dan kembali dipukul ke depan.
Lakukan tendangan dan tangkisan menggunakan kaki kanan.
Kembali pada posisi awal.
Pengayaan
Pesilat-pesilat yang akan bertanding biasanya memiliki pendamping-pendamping pesilat yang membantu pesilat mempersiapkan diri. Pendamping tersebut maksimal terdiri dari dua orang. Pendamping pesilat bertugas memberikan nasihat serta membantu keperluan pesilat pada saat sebelum bertanding dan dalam waktu istirahat di antara babak.
sumber gambar:
1. http://ift.tt/2vt9tEr
2. http://ift.tt/2wSAXa5
sumber artikel: http://pasarsantri.blogspot.co.id/2017/08/pencak-silat-pengertian-unsur-aturan.html?m=1
KARATE (空 手 道)
Pengertian Karate
Karate adalah seni bela diri yang berasal dari Jepang. Seni bela diri karate dibawa masuk ke Jepang lewat Okinawa . Seni bela diri ini pertama kali disebut "Tote” yang berarti seperti “Tangan China”. Waktu karate masuk ke Jepang, nasionalisme Jepang pada saat itu sedang tinggi-tingginya, sehingga Sensei Gichin Funakoshi mengubah kanji Okinawa (Tote: Tangan China) dalam kanji Jepang menjadi ‘karate’ (Tangan Kosong) agar lebih mudah diterima oleh masyarakat Jepang. Karate terdiri dari atas dua kanji. Yang pertama adalah ‘Kara’ 空 dan berarti ‘kosong’. Dan yang kedua, ‘te’ 手 , berarti ‘tangan'. Yang dua kanji bersama artinya “tangan kosong” 空手 (pinyin : kongshou).
Sejarah Karate di Indonesia
Karate masuk di Indonesia bukan dibawa oleh tentara Jepang melainkan oleh Mahasiswa-mahasiswa Indonesia yang kembakli ke tanah air, setelah menyelesaikan pendidikannya di Jepang. Tahun 1963 beberapa Mahasiswa Indonesia antara lain: Baud AD Adikusumo, Karianto Djojonegoro, Mochtar Ruskan dan Ottoman Noh mendirikan Dojo di Jakarta. Mereka inilah yang mula-mula memperkenalkan karate (aliran Shoto-kan) di Indonesia, Karate masuk di Indonesia bukan dibawa oleh tentara Jepang melainkan oleh dan selanjutnya mereka membentuk wadah yang mereka namakan Persatuan Olahraga Karate Indonesia (PORKI) yang diresmikan tanggal 10 Maret 1964 di Jakarta.
Beberapa tahun kemudian berdatangan ex Mahasiswa Indonesia dari Jepang seperti Setyo Haryono (pendiri Gojukai), Anton Lesiangi, Sabeth Muchsin dan Chairul Taman yang turut mengembangkan karate di tanah air. Disamping ex Mahasiswa-mahasiswa tersebut di atas orang-orang Jepang yang datang ke Indonesia dalam rangka usaha telah pula ikut memberikan warna bagi perkembangan karate di Indonesia. Mereka-mereka ini antara lain: Matsusaki (Kushinryu-1966), Ishi (Gojuryu-1969), Hayashi (Shitoryu-1971) dan Oyama (Kyokushinkai-1967).
Latihan Dasar Karate
Latihan dasar karate terbagi tiga seperti berikut:
1. Kihon, yaitu latihan teknik-teknik dasar karate seperti teknik memukul, menendang dan menangkis.
2. Kata, yaitu latihan jurus atau bunga karate.
3. Kumite, yaitu latihan tanding atau sparring.
Pada zaman sekarang karate juga dapat dibagi menjadi aliran tradisional dan aliran olah raga. Aliran tradisional lebih menekankan aspek bela diri dan teknik tempur sementara aliran olah raga lebih menumpukan teknik-teknik untuk pertandingan olah raga.
Teknik Karate
Teknik Karate terbagi menjadi tiga bagian utama : Kihon (teknik dasar), Kata (jurus) dan Kumite (pertarungan). Murid tingkat lanjut juga diajarkan untuk menggunakan senjata seperti tongkat (bo) dan ruyung (nunchaku).
1. Kihon
Kihon (基本:きほん, Kihon) secara harfiah berarti dasar atau fondasi. Praktisi Karate harus menguasai Kihon dengan baik sebelum mempelajari Kata dan Kumite. Pelatihan Kihon dimulai dari mempelajari pukulan dan tendangan (sabuk putih) dan bantingan (sabuk coklat). Pada tahap dan atau Sabuk Hitam, siswa dianggap sudah menguasai seluruh kihon dengan baik. Kihon, yaitu latihan teknik-teknik dasar karate seperti teknik memukul, menendang dan menangkis. Gerakan-gerakan Kihon terdiri dari:
- Kuda-kuda (dachi) : adalah salah satu gerakan Dasar yang sangat penting, karena Kuda-kuda merupakan tumpuan dari semua gerakan. Berikut ini adalah macam-macam kuda-kuda yang di pelajari dalam Karate.
· Hachiji-Dachi : Kuda-kuda Dasar ( Kaki Dibuka selebar bahu )
· Zen-Kutsu-Dachi : Kuda-kuda berat depan
· Ko-Kutsu-Dachi : Kuda-kuda berat belakang
· Hangetsu-Dachi : Kuda-kuda berat tengah ( dalam Kata Hangetsu )
· Heisoku-Dachi : Kuda-kuda berat tengah tatapi kedua kaki rapat ( dalam Kata Unsu )
· Neko-Ashi-Dachi : Kuda-kuda berat belakang ( dalam Kata Unsu )
· Sanshin-Dachi : Kuda-kuda berat tengah
· Sochin-Dachi : Kuda-kuda berat tengah ( dalam Kata Sochin )
- Pukulan (Zuki) adalah gerakan yang tak kalah pentingnya dengan Kuda-kuda, karena pukulan sangat kita perlukan untuk menyerang lawan selain Geri atau tendangan. Berikut ini macam-macam pukulan ( Zuki ) dalam Karate.
· Oi-Zuki-Chudan : Pukulan ke arah Perut atau ulu hati
· Oi-Zuki-Jodan : Pukulan ke arah kepala
· Kisame-Zuki : Pukulan ke arah kepala tetapi kaki tidak melangkah
· Gyaku-Zuki : Pukulan ke arah perut tetapi kaki tidak melangkah
· Ura-Zuki : Pukulan yang bentuknya seperti Soto-Ude-Uke
· Morote-Zuki : Pukulan dan dorongan
· Agi-Zuki : Pukulan dengan tangan bagian dalam dan bentuknya seperti Agi-Uke
· Choku-Zuki : Pukulan kearah perut dengan Kuda-kudaHachiji-Dachi
· Kage-Zuki : Pukulan kesamping exs pada Kata Tekki Shodan
· Tate-Zuki : Pukulan yang bentuknya seperti Uchi-Ude-Uke
· Yama-Zuki : Pukulan menggunung / Pukulan ganda dengan kedua tangan
· Morote-Hisame-Zuki : Pukulan dengan kedua tangan
· Tetsui-Uchi : Tangan palu
· Uraken-Uchi : Pukulan menyamping
· Haishu-Uchi : Tangan pedang
· Haito-Uchi : Tangan pedang
· Empi : Sikutan
· Shuto-Uchi : Tangan pedang
· Tate-Shuto : Tangan pedang
- Tendangan (Geri): Dalam menyerang lawan selain dengan Pukulan ( Zuki ) dalam Karate bisa juga dengan mengunakan tendangan ( Geri ) dengan macam dan bentuk yang beragam sesuai dengan kebutuhan dan situasi yang dihadapi. Pada umumnya Geri digunakan pada pertarungan dengan jarak yang tidak terlalu rapat. Berikut ini adalah macam-macam Geri dalam Karate.
· Mae-Geri: Tendangan ke arah Perut atau Kepala dengan arah ke depan
· Mawashi-Geri: Tendangan dengan Kaki bagian atas
· Yoko-Geri-Kekome: Tendangan dengan Kaki bagian samping ( di sodok )
· Yoko-Geri-Keange: Tendangan dengan Kaki bagian samping ( di snap )
· Usiro-Geri: Tendangan ke belakang
- Tangkisan (Uke) :Tidak seperti tendangan atau pukulan, pada tangkisan posisi badan kita haruslah menyamping atau segaris dengan kuda kuda. Hal ini dimaksudkan agar apabila pukulan atau tendangan luput dari tangkisan kita tidak mengenai badan kita. Berikut ini adalah istilah tangkisan dalam karate :
· Gedan Barai : Tangkisan bawah atau tangkisan Mae-Geri.
· Soto-Ude-Uke : Tangkisan tengah yang datangnya dari belakang telinga.
· Uchi-Ude-Uke : Tangkisan tengah yang datangnya dari bawah ketiak.
· Agi-Uke : Tangkisan atas
· Shuto-Uke : Tangkisan tangan pedang
· Juji-Uke : Tangkisan dengan kedua tangan disilang
· Morote-Uke : Tangkisan yang bentuknya seperti Morote-Zuki
2. Kata
Kata (型:かた) secara harfiah berarti bentuk atau pola. Kata dalam karate tidak hanya merupakan latihan fisik atau aerobik biasa. Tapi juga mengandung pelajaran tentang prinsip bertarung. Setiap Kata memiliki ritme gerakan dan pernapasan yang berbeda. Dalam Kata ada yang dinamakan Bunkai. Bunkai adalah aplikasi yang dapat digunakan dari gerakan-gerakan dasar Kata.
Setiap aliran memiliki perbedaan gerak dan nama yang berbeda untuk tiap Kata. Sebagai contoh : Kata Tekki di aliran Shotokan dikenal dengan nama Naihanchi di aliran Shito Ryu. Sebagai akibatnya Bunkai (aplikasi kata) tiap aliran juga berbeda.
3. Kumite
Kumite (組手:くみて) secara harfiah berarti "pertemuan tangan". Kumite dilakukan oleh murid-murid tingkat lanjut (sabuk biru atau lebih). Tetapi sekarang, ada dojo yang mengajarkan kumite pada murid tingkat pemula (sabuk kuning). Sebelum melakukan kumite bebas (jiyu Kumite) praktisi mempelajari kumite yang diatur (go hon kumite) atau (yakusoku kumite). Untuk kumite aliran olahraga, lebih dikenal dengan Kumite Shiai atau Kumite Pertandingan.
Untuk aliran Shotokan di Jepang, kumite hanya dilakukan oleh siswa yang sudah mencapai tingkat dan (sabuk hitam). Praktisi diharuskan untuk dapat menjaga pukulannya supaya tidak mencederai kawan bertanding. Untuk aliran "kontak langsung" seperti Kyokushin, praktisi Karate sudah dibiasakan untuk melakukan kumite sejak sabuk biru strip. Praktisi Kyokushin diperkenankan untuk melancarkan tendangan dan pukulan sekuat tenaganya ke arah lawan bertanding. Untuk aliran kombinasi seperti Wado-ryu, yang tekniknya terdiri atas kombinasi Karate dan Jujutsu, maka Kumite dibagi menjadi dua macam, yaitu Kumite untuk persiapan Shiai, yang dilatih hanya teknik-teknik yang diperbolehkan dalam pertandingan, dan Goshinjutsu Kumite atau Kumite untuk beladiri, semua teknik dipergunakan, termasuk jurus-jurus Jujutsu seperti bantingan, kuncian, dan menyerang titik vital.
Pertandingan Karate
Pertandingan karate dibagi atas dua jenis yaitu :
1. Kumite (perkelahian) putera dan puteri
Kumite dibagi atas kumite perorangan dengan pembagian kelas berdasarkan berat badan dan kumite beregu tanpa pembagian kelas berat badan (khusus untuk putera). Sistem pertandingan yang dipakai adalah reperchance (WUKO) atau babak kesempatan kembali kepada atlet yang pernah dikalahkan oleh sang juara. Pertandingan dilakukan dalam satu babak (2-3 menit bersih) dan 1 babak perpanjangan kalau terjadi seri, kecuali dalam pertandingan beregu tidak ada waktu perpanjangan. Dan jika masih pada babak perpanjangan masih mengalami nilai seri, maka akan diadakan pemilihan karateka yang paling ofensif dan agresif sebagai pemenang.
2. Kata (jurus) putera dan puteri
Pada pertandingan kata yang diperagakan adalah keindahan gerak dari jurus, baik untuk putera maupun puteri. Sesuai dengan Kata pilihan atau Kata wajib dalam peraturan pertandingan. Para peserta harus memperagakan Kata wajib. Bila lulus, peserta akan mengikuti babak selanjutnya dan dapat memperagakan Kata pilihan. Pertandingan dibagi menjadi dua jenis: Kata perorangan dan Kata beregu. Kata beregu dilakukan oleh 3 orang. Setelah melakukan peragaan Kata , para peserta diharuskan memperagakan aplikasi dari Kata (bunkai). Kata beregu dinilai lebih prestisius karena lebih indah dan lebih susah untuk dilatih.
Menurut standar JKF dan WKF, yang diakui sebagai Kata Wajib adalah hanya 8 Kata yang berasal dari perguruan 4 Besar JKF, yaitu Shotokan, Wado-ryu, Goju-ryu and Shito-ryu, dengan perincian sebagai berikut:
* Shotokan : Kankudai dan Jion.
* Wado-ryu : Seishan dan Chinto.
* Goju-ryu : Saifa dan Seipai.
* Shito-ryu: Seienchin dan Bassaidai.
Karateka dari aliran selain 4 besar tidak dilarang untuk ikut pertandingan Kata JKF dan WKF, hanya saja mereka harus memainkan Kata sebagaimana dimainkan oleh perguruan 4 besar di atas.
sumber gambar:
1.https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg_4VelNuTIBM3Jp0FRsLnSFK2oZ2y7Q-8zaers5ogg8qrQOL3PqsqBvRzXuy0y_tor_UWfQsHigTAt7jwYvkuhx4iWj39d4hKzj0unkj2KYVOX6jHkpOgaB1qq9ai4Xn9iKOkzKmgcS2D7/s320/10400649-karate-fight--unarmed-combat.jpg
2.https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhvOT15soaF-2QsFVyed6K021hotXNSjR5i-AOhzSR2H15kb42DyNaFopUKWW-Mz8xwQOuc0bxQ6BcbrGEjvU9aNx20ANSUBSDtprZ6oTTJquxhxmYBD-Ax4ko9WYv_NrH9sIAl7tDad7a9/s1600/latihan.jpg
sumber artikel:
http://zulfikareric.blogspot.co.id/2015/02/sejarahpengertiandan-jurus-jurus-dasar.html?m=1
Senin, 19 Maret 2018
FITNESS
Pengertian fitness
Fitness berarti Kebugaran .
Fitnes adalah kegiatan olahraga pembentukan otot-otot tubuh/fisik yang dilakukan secara rutin dan berkala, yang bertujuan untuk menjaga fitalitas tubuh dan berlatih disiplin. Memiliki otot tubuh yang ideal dan proforsional adalah idaman setiap individu, yang mana hal ini cukup mempengaruhi performa kita dipandangan mata orang lain. Guna memperoleh bentuk tubuh ideal diperlukan usaha pembentukannya dan usaha yang dilakukan tersebut tidaklah sesingkat hitungan detik. Diperlukan disiplin waktu dan asupan makanan yang dikonsumsi. Berlatih secara berkala merupakan faktor penentu guna memperoleh bentuk tubuh yang ideal. Investasi waktu inilah yang kita butuhkan pula berlatih.
Fitnes sudah menjadi gaya hidup trend saat ini. Ada banyak sekali sarana atau tempat-tempat yang mengkhususkan fasilitasnya untuk berkegiatan fitnes. Bisa kita lihat disekeliling ada banyak tempat pusat kebugaran tubuh dan banyak pula informasi-informasi yang bisa kita dapatkan yang mengulas tentang dunia fitnes. Sumber informasi tersebut entah diperoleh dari media cetak,elektronik,internet atau informasi langsung di tempat pusat kebugaran tubuh/fitnes.
Tips dan trik fitness pemula
Fitness tidak dapat dilakukan sembarangan. Anda bisa meminta seorang pelatih untuk menunjukkan dan mengawasi agar terhindar cedera.
Berikut ini beberapa hal yang perlu Anda perhatikan saat fitness:
* Cara berlatih aman dan tepat dalam menggunakan dumbbell dan barbel sehingga mengoptimalkan latihan beban.
* Kombinasikan latihan beban dan cardio baik untuk menurunkan berat badan.
* Menjaga asupan nutrisi dan hindari mengonsumsi alkohol serta rokok.
* Istirahat yang cukup .
Umumnya kesalahan utama bagi orang yang memulai fitness adalah melakukan latihan fitness yang terlalu berlebihan. Nah, bagi anda pemula dalam dunia fitness ada baiknya untuk membaca tips dibawah agar mendapatkan hasil latihan fitness yang tepat:
· Pola Makan yang Benar
Agar otot anda dapat bertumbuh dan berkembang secara baik, hal yang terutama perlu anda konsumsi adalah protein. Dengan pola makan diet berprotein tinggi, ini akan sangat membantu perkembangan massa otot dengan maksimal. Kebanyakan dari orang salah dalam pola makan untuk pembentukan otot mereka, sebagian besar dari mereka selalu berpikiran kalau porsi makan yang lebih banyak adalah cara terbaik untuk meningkatkan massa otot, padahal cara yang terbaik adalah dengan makan sedikit demi sedikit tetapi dilakukan secara sering. Sebelum anda melakukan latihan anda juga harus makan makanan berprotein. Yang disarankan adalah mengkonsumsi protein shake.
· Kuasai teknik latihan dengan baik dan benar.
Misalnya, sebelum anda ingin menambah berat beban sebesar 10 kg ke bar, tanyakan dulu pada diri Anda sendiri "Kira2 apakah saya sanggup menerima resiko melukai diri sendiri?" Untuk mendapatkan hasil yang memuaskan, sangat disarankan Anda mengangkat beban sesuai dengan kemampuan anda saat ini. Karena kebiasaan yang salah dapat mengakibatkan cedera. Jika anda masih belum yakin, apakah kira2 Anda sudah mengangkat beban dengan benar, tanyakan pada orang yang lebih berpengalaman dan minta masukan.
· Latihan fitness disesuaikan dengan kemampuan fisik anda dengan alat olahraga yang Anda gunakan. Jangan memaksakan diri karena malah nantinya akan menyebabkan cedera pada otot. Lakukanlah latihan secara bertahap dari yang ringan ke yang berat.
· Gunakan metode latihan rutin, baik itu secara detail mengenai waktu dan juga berapa lama latihan. Dan fokuslah pada jadwal yang Anda catat sehingga hasil latihan maksimal.
· Anda bisa meluangkan waktu latihan sambil menonton TV sambil melakukan peregangan.
· Anda bisa menempatkan alat fitnes atau treadmill di tempat yang membuat anda merasa nyaman seperti ruang TV atau sambil mendengarkan music hingga membuat latihan Anda tidak membosankan.
· Ajak teman agar motovasi Anda semakin bertambah untuk melakukan latihan fitness.
Ada beberapa anjuran yang sebaiknya Anda perhatikan saat berada di pusat kebugaran. Minum air putih sebelum melakukan latihan Olahraga ternyata bukan solusi terbaik. Setelah latihan, Anda akan tetap mengalami dehidrasi lewat keringat.
Sebaiknya sebelum, selama dan setelah olahraga, konsumsi air putih sebanyak mungkin. Berikut ini beberapa tips agar olahraga Anda lebih efektif.
1. Makan sebelum dan setelah olahraga
Sebelum melakukan gerakan olahraga, tubuh memerlukan asupan karbohirdrat dan protein. Karbohidrat memberi energi selama latihan dan protein menjaga nutrisi untuk membentuk otot dan memperbaiki jaringan tubuh yang rusak. Satu jam sebelum latihan, dianjurkan makan menu ringan.
Beberapa pilihan makan di antaranya pisang, sereal gandum atau minum sari kacang kedelai atau makan sebuah apel/seledri dengan selai kacang membantu menahan rasa lapar hingga latihan selesai. Setelahnya, asupan protein atau karbohidrat akan menstimulasi pembentukan otot. Hindari makanan kecil yang mengandung gula karena menjadikan tubuh menjadi lemas. Hindari juga kafein karena membuat Anda merasa segar seketika tetapi menurun dengan cepat.
2. Pakaian yang Pas
Saat berada di pusat kebugaran atau Fitness, kenakan pakaian olahraga yang pas. Jangan gunakan yang terlalu ketat. Selama latihan, tubuh membutuhkan udara. Lengan dan kaki memerlukan ruang agar bebas bergerak tanpa risiko cidera akibat pakaian ketat. Jangan juga memakai pakaian terlalu longgar, karena akan merepotkan. Bisa jadi, pakaian Anda tersangkut di mesin saat melakukan latihan.
Pakaian olahraga terbaik yang dapat Anda kenakan berupa pakaian dengan bahan karet sintetis yang memiliki sirkulasi udara. Pakai celana pendek dan kaos yang pas di badan serta sepatu kets yang mendukung gerakan latihan Anda.
3. Bernapas dengan benar
Jika dada terasa nyeri di pertengahan gerakan olahraga, sebaiknya perhatikan cara bernapas Anda. Mengelola pernapasan dengan baik membuat Anda bisa berlari, berjalan, jogging, atau mengangkat beban lebih lama. Ketika melakukan latihan angkat beban misalnya, tarik napas setiap kali gerakan dan lepaskan saat Anda menurunkan beban.
Saat senam aerobik, tarik napas panjang dan keluarkan perlahan-lahan. Setelah lama berlatih, Anda akan menemukan teknik tepat untuk Anda. Bagi yang menggunakan treadmill atau lari misalnya, bisa menarik napas setiap tiga langkah dan mengeluarkannya setelah dua langkah berikutnya.
4. Olahraga di waktu ideal
Masing-masing orang memiliki olahraga favorit sendiri-sendiri. Olahraga yang dilakukan secara rutin pada jam ideal tubuh akan meningkatkan energi Anda. Sebaliknya, olahraga yang dilakukan pada waktu yang salah akan merusak tubuh dan memberi energi negatif. Olahraga di awal malam hari misalnya akan membebani tubuh.
Setiap orang memiliki tingkat energi yang berbeda-beda. Bisa saja dalam sehari Anda merasa fit, dan hari berikutnya Anda seperti kehilangan tenaga. Asal tidak dalam waktu lama, sekali-sekali Anda bisa meliburkan diri dari rutinitas latihan.
Manfaat fitness
“Dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat.” Ungkapan itu sangat benar. Tentu saja, karena jika tubuh sehat, Kita akan mampu berpikir dan berbuat apa saja.
Manfaat latihan kebugaran jasmani fitnes apa pun bentuknya, pasti membawa nilai-nilai positif. Terlebih, bagi tubuh. Manfaat fitnes yang utama adalah untuk menjaga kesehatan tubuh. Namun ada keuntungan "terselubung" di balik olahraga kebugaran tersebut.
Fitnes sekarang ini memang banyak digandrungi, baik tua dan muda. Bahkan fitnes sudah menjadi suatu gaya hidup ( lifestyle) khususnya di kota-kota besar. Fitness center pun dapat dengan mudah ditemukan sehingga semakin memudahkan Anda untuk menerapkan gaya hidup sehat.
Di balik segala macam bentuk olahraga fitnes tersebut, Berikut ini beberapa manfaat yang bisa Anda dapatkan dari fitness :
1. Meningkatkan kualitas tidur.
2. Meningkatkan produktivitas.
Fitness, salah satu jenis olahraga dan mampu menjaga ketahanan tubuh sehingga Anda tidak mudah sakit. Melakukan aktifitas fisik pun mampu membuat Anda mengambil keputusan sulit dan berkonsentrasi.
3. Menurunkan Berat Badan dan Mencegah Obesitas.
Selain karena zat-zat makanan atau energi berlebih yang tertimbun di dalam tubuh, kegemukan dan obesitas juga bisa terjadi karena tubuh kurang beraktivitas. Itu sebabnya, olahraga fitnes merupakan salah satu cara untuk menggerakan tubuh dalam upaya menurunkan berat badan atau menjaga berat badan agar tidak gemuk, apalagi obesitas.
4. Meningkatkan Kualitas Kehidupan Seksual.
Saat kita terbiasa berolahraga, segala bentuk metabolisme tubuh akan berada pada tingkat yang optimal. Termasuk juga dengan sistem hormon, salah satunya sistem hormon seksual. Perlu diingat, berhubungan seksual juga termasuk olahraga. Hal ini karena pada saat berhubungan seksual, membakar banyak sekali kalori yang ada di dalam tubuh. Sebuah studi mengungkapkan, baik pria atau wanita yang berolahraga secara rutin akan merasa lebih berhasrat dalam bercinta dan merasakan kenikmatan yang lebih.
5. Mengurangi LDL dan Menaikkan HDL.
Dalam suatu penelitian disebutkan bahwa jalan kaki atau jogging selama 24 hingga 32 km per minggu mampu menurunkan "lemak jahat" (LDL = Low Density Lipoprotein) dan menaikkan "lemak baik" (HDL = High Density Lipoprotein).
6. Membuat Awet Muda.
Jika Anda melihat artis Minati Atmanegara, pernahkah Anda penasaran dengan usianya? Di tahun 2011 ini dia berusia 52 tahun. Akan tetapi, jika dilihat dari fisiknya, dia bak seorang ibu yang baru berusia 35 tahun. Hal ini tentu saja karena dia rajin
berolahraga. Olahraga membuatnya tampak awet muda.
7. Meningkatkan stamina
8. Meredakan kinerja seksual
9. Membantu mencegah penyakit jantung
10. Mencegah osteoporosis
11. Mengurangi resiko kenker payudara
12. Mengurangi nyeri radang sendi
13. Mengendalikan kolesterol
14. Membakar lemak
15. Mempercepat metabolisme
16. Membantu kita berhenti merokok
17. Mengawetkan otot
18. Memperbaiki kebugaran kardiovaskuler
19. Meningkatkan kemampuan tubuh untuk memerangi infeksi
20. Mengurangi resiko kanker
21. Menurunkan tekanan darah
22. Mengurangi resiko kegemukan
23. Membakar kalori
24. Mencegah endometriosis
25. Mengurangi stres
26. Meningkatkan harga diri
27. Memperbaiki kelenturan
28. Memperbaiki peredaran darah
29. Meningkatkan ingatan/mengurangi resiko pikun
30. Memperpendek waktu pemulihan sesudah sakit atau cedera
31. Tidur nyeyak.
Cara fitness yang baik dan kurang baik
Cara fitnes yang baik dan kurang baik perlu diketahui bagi Anda yang akrab dengan pusat kebugaran. Tanpa Anda sadari, ada beberapa hal yang telah terbiasa dilakukan sebelum ataupun saat fitnes, dan ternyata hal-hal itu membahayakan diri Anda.
Berikut ini hal-hal yang perlu Anda perhatikan saat berolahraga.
· Kebiasaan baik
Pemanasan. Anda yang biasanya menyepelekan kegiatan ini bahkan tidak pernah melakukan pemanasan saat olahraga dimulai, segera hentikan kebiasaan ini. Otot yang tidak melewati pamanasan terlebih dahulu lebih mudah cedera. Oleh karena itu cobalah untuk mempersiapkan otot-otot sebelum latihan dimulai.
Sering peregangan. Peregangan memiliki kondisi yang hampir sama dengan pemanasan, dimana kegiatan satu ini sering dilupakan. Dengan peregangan, tubuh dapat lebih fleksibel, mampu melakukan gerakan-gerakan sulit dan tentunya mengurangi resiko cedera. Waktu yang tepat untuk melakukan peregangan ialah sesaat setelah selesai berolahraga, karena otot-otot masih terasa "hangat."
Selalu membawa botol minum. Jangan sampai tubuh Anda kekurangan cairan, dan usahakan minumlah sebelum Anda haus.
Mintalah pada pelatih atau instruktur fitnes untuk mendampingi selama latihan. Walaupun Anda merasa familiar dengan alat-alat fitnes namun belum tentu Anda menggunakan alat tersebut dengan benar. Misalnya, yang seharusnya dilakukan selama 15 menit, Anda melakukannya 30 menit. Jika tidak hati-hati Anda dapat terkena cidera. Oleh karena itu pastikan Anda melakukan latihan sesuai dengan apa yang diinstruksikan oleh instruktur, terlebih jika Anda ingin membentuk badan sesuai keinginan.
· Kebiasaan tidak baik
Mengangkat terlalu banyak beban. Salah satu hal ini merupakan kebiasaan tidak baik saat Anda berada di tempat fitnes. Jangan karena merasa Anda mampu atau otot Anda yang besar sehingga berani mengangkat beban berlebihan. Hal ini bisa menyebabkan cedera. Kalaupun Anda ingin menambah beban, diskusikan dengan instruktur fitnes Anda.
Menggunakan terlalu sering alat "bersandar" seperti Stair-climbers , elliptical machines , cross trainers , dan
treadmills . Alat-alat yang membuat punggung Anda bersandar jika digunakan terlalu sering dapat mencederai pergelangan tangan dan punggung. Dan sekali lagi, diskusikan kembali penggunaan alat fitnes dengan instruktur.
"Bermain-main" dengan alat-alat berat. Jika Anda merasa tidak kuat mengangkat beban atau tidak mengetahui cara menggunakan alat fitnes, jangan sekali-kali menggunakannya dengan bermain-main. Cedera bisa saja menghampiri Anda karena "bermain-main" dengan alat fitnes.
Mengkonsumsi banyak makanan dan minuman sebelum berolahraga. Jika Anda termasuk orang yang mengkonsumsi makanan berlebihan, walaupun dilakukan dua jam sebelum olehraga dimulai (dan ini merupakan hal yang benar). Namun mengkonsumsi makanan dan minuman berlebihan sebelum berolahraga tidaklah baik. Ada baiknya Anda mengecek label makanan atau minuman dan mengetahui kandungan kalori, lemak dan lainnya agar latihan Anda tidak sia-sia
Kesalahan yang sering di lakukan di saat berlatih fitness
Tidak banyak orang yang memahami bagaimana menjalankan pola latihan yang benar. Hal ini berdampak pada minimnya hasil yang didapat selama latihan. Bahkan tak jarang, ini membuat latihan menjadi sangat membosankan dan Anda pun mulai malas untuk melakukannya.
Agar Anda tidak terjebak dalam pola latihan yang salah tanpa hasil apapun, sebaiknya Anda mengetahui kesalahan apa saja yang sering Anda lakukan saat berlatih. Apakah Anda masih melakukan salah satunya?
1. Memulai Latihan dengan Beban yang Berat
Apapun latihan yang Anda lakukan sebaiknya lakukan secara bertahap sesuai dengan kemampuan. Hindari latihan menggunakan beban yang terlalu berat, apalagi jika Anda baru memulai latihan. Mulailah dengan beban yang ringan terlebih dahulu dan tambahkan beban latihan sesuai dengan kemampuan Anda di tiap tingkat latihan.
2. Menentukan Target yang Mustahil
Rasanya mustahil dengan berlatih selama 1 minggu berat Anda akan turun sebanyak 10 kg. Atau melakukan ratusan sit up tiap hari untuk dapatkan perut sixpack dalam waktu singkat. Tentukanlah tujuan yang lebih realistis dengan asumsi bahwa Anda mampu menjalankan semua program tersebut dengan baik dan benar.
3. Melakukan Latihan yang Sama
Jika Anda mulai dapat menikmati latihan dengan perasaan santai, ini berarti tubuh Anda sudah beradaptasi dengan beban latihan Anda. Jika dilanjutkan, Anda tidak akan mendapatkan hasil maksimal dan bahkan mulai merasakan bosan. Saat tubuh sudah mulai beradaptasi, segera tingkatkan beban latihan untuk meningkatkan hasil dari latihan Anda.
4. Memilih Latihan yang Membosankan
Salah satu alasan utama banyak orang berhenti latihan adalah karena mereka bosan atau tidak menikmati program latihan yang sedang mereka jalani. Agar tetap termotivasi, pastikan Anda menikmati latihan yang sedang Anda jalani.
5. Latihan Tiap Hari
Sebaiknya Anda tidak melakukan hal ini. Tubuh membutuhkan waktu beristirahat untuk proses pemulihan setelah latihan. Berlatih tiap hari tanpa jeda istirahat yang cukup dapat
menyebabkan katabolisme otot. Istirahat atau tidur cukup diperlukan tubuh untuk proses perkembangan otot. Berlatihlah 5-6 kali seminggu dan sisakan 1-2 hari untuk beristirahat dari latihan Anda.
6. Tidak Pemanasan
Cedera latihan dapat terjadi jika Anda tidak melakukan pemanasan sebelum latihan. Pemanasan bertujuan untuk melancarkan peredaran darah dan mempersiapkan tubuh sebelum melakukan latihan utama.
sumber gambar:
http://cdn2.tstatic.net/banjarmasin/foto/bank/images/fitnes_20170201_200712.jpg
sumber artikel:
http://awaluddin25naga.blogspot.co.id/2013/04/pendidikan-kebugaran-jasmani-fitness-gym.html?m=1
Minggu, 18 Maret 2018
BRIDGE
Pengertian Bridge
Bridge adalah permainan kartu yang diperkenalkan oleh Ely Culbertson di USA pada tahun 1920. Di Indonesia sendiri, bridge telah menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan tingkat nasional dan wakil-wakil Indonesia telah banyak dikirim untuk mengikuti ajang internasional. namun tampaknya olahraga ini tidak begitu populer di masyarakat kita, karena bridge merupakan olahraga pikiran seperti halnya catur.
Bridge memiliki aturan dasar dan penting untuk dimengerti :
1. Bridge dimainkan oleh 4 orang secara berpasangan (partner).
2. Partner duduk berseberangan dalam 1 meja, yaitu di Utara-Selatan (US) atau Timur-Barat (TB).
3. Permainan berjalan sesuai arah jarum jam.
4. Menggunakan 52 kartu standard dibagi rata kepada 4 pemain dengan masing-masing memegang 13 kartu.
5. Komunikasi antar pemain untuk mengetahui kartu yang dimiliki dilakukan dengan cara bidding (bahasa untuk menunjukkan pegangan kartu kita)
.
Cara bermain:
1. Dealer atau pembagi menjadi penawar (melakukan bidding) yang pertama.
2. Pemain lain dengan searah jarum jam dan berurutan melakukan bidding sampai terjadi kontrak.
3. Kontrak terjadi apabila ada 3 pemain yang berurutan menyatakan pas.
4. Bidding terakhir yang ditawar menjadi permainan.
5. Pemain disebut dengan declarer dan partner declarer disebut dummy, sedangkan lawan bermain disebut deffender.
6. Declarer memainkan kontrak sampai pas atau melebihi agar bisa mendapat point.
7. Deffender berusaha mendapat point dengan bermain men-down lawan (lawan tidak mencapai kontrak).
Bahasa Penawaran Kontrak Bridge
Cara anda dan partner dalam melakukan suatu penawaran didasarkan pada suatu perjanjian antar partner. Mengapa harus berdasarkan pada suatu perjanjian? Ya, demikianlah bahasa penawaran dalam permainan bridge, karena suatu penawaran yang tidak melalui suatu perjanjian tentu akan menyulitkan anda dan juga partner dalam berkomunikasi dan dalam menentukan sebuah kontrak. Dalam permainan bridge, bahasa penawaran ini dikenal dengan istilah “Sistem Bidding”.
Dalam permainan bridge terdapat begitu banyak cara penawaran atau sistem, mulai dari yang sederhana hingga yang super canggih. Sistem penawaran ini digunakan sebagai sarana komunikasi antar partner dalam menentukan suatu kontrak sesuai dengan kombinasi point dan distribusi atau kondisi kartu antar pasangan bermain.
Pada dasarnya sebuah system penawaran, baik yang sederhana maupun yang super canggih tergantung dari logika ,cara berpikir serta cara dalam mengambil keputusan yang dilakukan oleh pemain bridge itu sendiri. Dan pada kesempatan ini, kita akan menggunakan system bidding yang umum digunakan yaitu Standard American Yellow Card atau disingkat SAYC.
Ø Menghitung Point
S(Spades) = 30 per trik
H(Hearts) = 30 per trik
D(Diamond) = 20 per trik
C(Club) = 20 per trik
NT(No Trump) = 40 untuk trik yang pertama, 30 untuk semua trik berikutnya.
*) 30 berarti 30 MP(Match Point) dan ditulis 30
Misalkan anda mengajukan bid dan anda menyatakan 3C. C mendapat nilai 20 per trik. Maka anda kalikan 20 dengan 3 dan anda tulis 60 di bawah garis. Nilai di bawah garis menjadi 30 kalau kita dapatkan 1S,karena S diberi 30 per trik. Nilai kita 100 kalau kita menawar 3NT, karena nilai NT 40 untuk trik pertama dan 30 untuk trik-trik berikutnya
Sesudah didobel(tidak berlaku untuk down/penalti)
Spades atau Hearts= 60 per trik
Diamond atau club= 40 per trik
No Trump= 80 untuk trik yang pertama dan 60 untuk setiap trik berikutnya..
Kalau kontrak kita didobel maka nilai untuk trik-trik dikalikan 2.
Misalkan kita mengajukan kontrak yang didobel sebesar 2S,maka nilai kita dibawah garis adalah 120 karena setiap trik bernilai 60
Sesudah Diredobel(tidak berlaku down/penalti)
Spades atau Hearts = 120 per trik
Diamond atau Club= 80 per trik
No trump=160 untuk trik pertama,120 untuk setiap trik berikutnya.
Kalau kontrak kita didobel atau diredobel,maka nilai trik dikalikan dengan 4( 2 kali nilai dobel).
Misalkan kita mendapatkan kontrak yang diredobel sebesar 2S maka kita akan mendapatkan 240 karena setiap trik nilainya 120
Trik Ekstra/Skore Ekstra
Kadangkala kita memenangkan satu atau 2 trik lebih dibandingkan dengan kontrak yang kita pasang.Inilah yang disebut dengan trik ekstra.
Misalkan kita menawar 3S dan mendapatkan sepuluh trik maka kita mendapat 90 di bawah garis(untuk kesembilan trik pertama sesuai dengan kontrak) dan 30 diatas garis (untuk 1 trik ekstra)
Ø Tawaran Pembukaan
Tawaran pembuka atau opening bid adalah suatu penawaran yang terlebih dahulu dilakukan oleh salah seorang pemain. Secara umum dalam permainan bridge terdapat lima tawaran pembuka seperti : 1 club, 1 Diamond, 1 Heart, 1 Spade, dan 1 Notrump. Selain itu ada juga penawaran pembuka pada tingkat dua, tiga dan empat yang akan dibahas pada pelajaran berikutnya.
1. Persyaratan Tawaran Pembukaan
Langkah pertama dalam memutuskan apakah pegangan kartu anda memenuhi syarat untuk melakukan tawaran pembuka adalah dengan menghitung jumlah point. Hitung jumlah point yang anda miliki (HCP), jika anda memiliki paling kurang 12 HCP maka pegangan anda memenuhi syarat untuk melakukan tawaran pembukaan.
2. Pembukaan Tawaran 1 Notrump
Langkah selanjutnya adalah memeriksa pengangan kartu dan melihat apakah kondisi atau kedudukan warna kartu seimbang. Pengangan kartu yang seimbang (Balance) tidak memiliki singleton atau void dan paling banyak satu doubleton. Pegangan kartu balance harus seperti berikut: 4-3-3-3, 4-4-2 atau 5-3-3-2. Selanjutnya silahkan anda menghitung HCP, dan bila jumlah point diantara 16 - 18 HCP, maka anda dapat melakukan penawaran pembukaan 1NT.
Perhatikan bahwa tawaran pembukaan 1NT menunjukkan point tertentu yaitu 16, 17, dan 18 HCP, tidak lebih dan tidak kurang. Dengan gambaran pengangan kartu seperti ini, maka memudahkan bagi setiap pasangan dalam menentukan kontrak akhir.
3. Tawaran Pembukaan dalam warna
Jika pegangan anda tidak memenuhi syarat untuk melakukan pembukaan 1NT, tetapi anda memiliki 12 point atau lebih maka anda dapat melakukan penawaran pembukan tingkat satu dalam warna. Ingat agar selalu menghitung point tertingi (HCP) dan point distribusi dihitung setelah ada kecocokan dalam warna.
Anda harus memutuskan untuk melakukan tawaran yang sesuai. Jika memegang 5 kartu atau lebih pada salah satu warna, maka warna tersebutlah yang anda tawarkan sebagai tawaran pembuka. Jika anda memegang dua kartu yang masing-masing terdiri dari 5 lembar atau lebih maka penawaran dapat dilakukan dengan menawarkan warna yang peringkatnya lebih tinggi. Masih ingatkan akan urutan kartu seperti pada pelajaran sebelumnya kan? Baiklah, dalam satu set kartu terdiri dari 4 warna sesuai dengan rangking tertinggi yaitu Spade-Heart-Diamond-Club.
Dengan tidak memiliki 5 kartu atau suit panjang, tawaran pembukaan benar-benar controversial. Jadi disarankan untuk melakukan pembukaan dengan istilah yang dikenal dengan lima kartu major (five cards major) yang menunjukkan bahwa tawaran pembuka dengan satu heart atau satu spade menjanjikan minimal 5 kartu pada warna yang dibid. Sedangkan, pegangan tanpa 5 kartu major (h/s) adalah tawaran satu club atau satu diamond. Tawaran ini dapat anda lakukan dengan minimal 3 kartu.
Jangan ragu untuk melakukan bid pembukan dengan 3 kartu minor karena partner anda tidak akan membiarkan saja tawaran ini ataupun bila partner pass, maka lawan tentu yang akan melakukan penawaran. Dan jika demikian anggap saja bahwa tawaran yang anda lakukan sebagai tawaran pembuka sebelum penawaran yang sebenarnya dimulai.
Di Indonesia sendiri bridge sudah banyak diketahui oleh sebagian masyarakan. banyak turnamen turnamen bridge dari berbagai regional, nasional, dan internasional. di indonesia sendiri bridge sudah ada sejak tahun 1970-an dengan adanya GABSI, bridge mulai di lombakan di PON(pekan olahraga nasional) XVII di kaltim.
sumber gambar:
https://s.kaskus.id/r320x320/images/2014/03/18/6293837_20140318112800.jpg
sumber artikel:
https://m.kaskus.co.id/thread/532874bd80cf172a55000160/olahraga-kartu-bridge/
Langganan:
Postingan (Atom)








