Minggu, 18 Maret 2018

BRIDGE

Pengertian Bridge
Bridge adalah permainan kartu yang diperkenalkan oleh Ely Culbertson di USA pada tahun 1920. Di Indonesia sendiri, bridge telah menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan tingkat nasional dan wakil-wakil Indonesia telah banyak dikirim untuk mengikuti ajang internasional. namun tampaknya olahraga ini tidak begitu populer di masyarakat kita, karena bridge merupakan olahraga pikiran seperti halnya catur. Bridge memiliki aturan dasar dan penting untuk dimengerti : 1. Bridge dimainkan oleh 4 orang secara berpasangan (partner). 2. Partner duduk berseberangan dalam 1 meja, yaitu di Utara-Selatan (US) atau Timur-Barat (TB). 3. Permainan berjalan sesuai arah jarum jam. 4. Menggunakan 52 kartu standard dibagi rata kepada 4 pemain dengan masing-masing memegang 13 kartu. 5. Komunikasi antar pemain untuk mengetahui kartu yang dimiliki dilakukan dengan cara bidding (bahasa untuk menunjukkan pegangan kartu kita) . Cara bermain: 1. Dealer atau pembagi menjadi penawar (melakukan bidding) yang pertama. 2. Pemain lain dengan searah jarum jam dan berurutan melakukan bidding sampai terjadi kontrak. 3. Kontrak terjadi apabila ada 3 pemain yang berurutan menyatakan pas. 4. Bidding terakhir yang ditawar menjadi permainan. 5. Pemain disebut dengan declarer dan partner declarer disebut dummy, sedangkan lawan bermain disebut deffender. 6. Declarer memainkan kontrak sampai pas atau melebihi agar bisa mendapat point. 7. Deffender berusaha mendapat point dengan bermain men-down lawan (lawan tidak mencapai kontrak). Bahasa Penawaran Kontrak Bridge Cara anda dan partner dalam melakukan suatu penawaran didasarkan pada suatu perjanjian antar partner. Mengapa harus berdasarkan pada suatu perjanjian? Ya, demikianlah bahasa penawaran dalam permainan bridge, karena suatu penawaran yang tidak melalui suatu perjanjian tentu akan menyulitkan anda dan juga partner dalam berkomunikasi dan dalam menentukan sebuah kontrak. Dalam permainan bridge, bahasa penawaran ini dikenal dengan istilah “Sistem Bidding”. Dalam permainan bridge terdapat begitu banyak cara penawaran atau sistem, mulai dari yang sederhana hingga yang super canggih. Sistem penawaran ini digunakan sebagai sarana komunikasi antar partner dalam menentukan suatu kontrak sesuai dengan kombinasi point dan distribusi atau kondisi kartu antar pasangan bermain. Pada dasarnya sebuah system penawaran, baik yang sederhana maupun yang super canggih tergantung dari logika ,cara berpikir serta cara dalam mengambil keputusan yang dilakukan oleh pemain bridge itu sendiri. Dan pada kesempatan ini, kita akan menggunakan system bidding yang umum digunakan yaitu Standard American Yellow Card atau disingkat SAYC. Ø Menghitung Point S(Spades) = 30 per trik H(Hearts) = 30 per trik D(Diamond) = 20 per trik C(Club) = 20 per trik NT(No Trump) = 40 untuk trik yang pertama, 30 untuk semua trik berikutnya. *) 30 berarti 30 MP(Match Point) dan ditulis 30 Misalkan anda mengajukan bid dan anda menyatakan 3C. C mendapat nilai 20 per trik. Maka anda kalikan 20 dengan 3 dan anda tulis 60 di bawah garis. Nilai di bawah garis menjadi 30 kalau kita dapatkan 1S,karena S diberi 30 per trik. Nilai kita 100 kalau kita menawar 3NT, karena nilai NT 40 untuk trik pertama dan 30 untuk trik-trik berikutnya Sesudah didobel(tidak berlaku untuk down/penalti) Spades atau Hearts= 60 per trik Diamond atau club= 40 per trik No Trump= 80 untuk trik yang pertama dan 60 untuk setiap trik berikutnya.. Kalau kontrak kita didobel maka nilai untuk trik-trik dikalikan 2. Misalkan kita mengajukan kontrak yang didobel sebesar 2S,maka nilai kita dibawah garis adalah 120 karena setiap trik bernilai 60 Sesudah Diredobel(tidak berlaku down/penalti) Spades atau Hearts = 120 per trik Diamond atau Club= 80 per trik No trump=160 untuk trik pertama,120 untuk setiap trik berikutnya. Kalau kontrak kita didobel atau diredobel,maka nilai trik dikalikan dengan 4( 2 kali nilai dobel). Misalkan kita mendapatkan kontrak yang diredobel sebesar 2S maka kita akan mendapatkan 240 karena setiap trik nilainya 120 Trik Ekstra/Skore Ekstra Kadangkala kita memenangkan satu atau 2 trik lebih dibandingkan dengan kontrak yang kita pasang.Inilah yang disebut dengan trik ekstra. Misalkan kita menawar 3S dan mendapatkan sepuluh trik maka kita mendapat 90 di bawah garis(untuk kesembilan trik pertama sesuai dengan kontrak) dan 30 diatas garis (untuk 1 trik ekstra) Ø Tawaran Pembukaan Tawaran pembuka atau opening bid adalah suatu penawaran yang terlebih dahulu dilakukan oleh salah seorang pemain. Secara umum dalam permainan bridge terdapat lima tawaran pembuka seperti : 1 club, 1 Diamond, 1 Heart, 1 Spade, dan 1 Notrump. Selain itu ada juga penawaran pembuka pada tingkat dua, tiga dan empat yang akan dibahas pada pelajaran berikutnya. 1. Persyaratan Tawaran Pembukaan Langkah pertama dalam memutuskan apakah pegangan kartu anda memenuhi syarat untuk melakukan tawaran pembuka adalah dengan menghitung jumlah point. Hitung jumlah point yang anda miliki (HCP), jika anda memiliki paling kurang 12 HCP maka pegangan anda memenuhi syarat untuk melakukan tawaran pembukaan. 2. Pembukaan Tawaran 1 Notrump Langkah selanjutnya adalah memeriksa pengangan kartu dan melihat apakah kondisi atau kedudukan warna kartu seimbang. Pengangan kartu yang seimbang (Balance) tidak memiliki singleton atau void dan paling banyak satu doubleton. Pegangan kartu balance harus seperti berikut: 4-3-3-3, 4-4-2 atau 5-3-3-2. Selanjutnya silahkan anda menghitung HCP, dan bila jumlah point diantara 16 - 18 HCP, maka anda dapat melakukan penawaran pembukaan 1NT. Perhatikan bahwa tawaran pembukaan 1NT menunjukkan point tertentu yaitu 16, 17, dan 18 HCP, tidak lebih dan tidak kurang. Dengan gambaran pengangan kartu seperti ini, maka memudahkan bagi setiap pasangan dalam menentukan kontrak akhir. 3. Tawaran Pembukaan dalam warna Jika pegangan anda tidak memenuhi syarat untuk melakukan pembukaan 1NT, tetapi anda memiliki 12 point atau lebih maka anda dapat melakukan penawaran pembukan tingkat satu dalam warna. Ingat agar selalu menghitung point tertingi (HCP) dan point distribusi dihitung setelah ada kecocokan dalam warna. Anda harus memutuskan untuk melakukan tawaran yang sesuai. Jika memegang 5 kartu atau lebih pada salah satu warna, maka warna tersebutlah yang anda tawarkan sebagai tawaran pembuka. Jika anda memegang dua kartu yang masing-masing terdiri dari 5 lembar atau lebih maka penawaran dapat dilakukan dengan menawarkan warna yang peringkatnya lebih tinggi. Masih ingatkan akan urutan kartu seperti pada pelajaran sebelumnya kan? Baiklah, dalam satu set kartu terdiri dari 4 warna sesuai dengan rangking tertinggi yaitu Spade-Heart-Diamond-Club. Dengan tidak memiliki 5 kartu atau suit panjang, tawaran pembukaan benar-benar controversial. Jadi disarankan untuk melakukan pembukaan dengan istilah yang dikenal dengan lima kartu major (five cards major) yang menunjukkan bahwa tawaran pembuka dengan satu heart atau satu spade menjanjikan minimal 5 kartu pada warna yang dibid. Sedangkan, pegangan tanpa 5 kartu major (h/s) adalah tawaran satu club atau satu diamond. Tawaran ini dapat anda lakukan dengan minimal 3 kartu. Jangan ragu untuk melakukan bid pembukan dengan 3 kartu minor karena partner anda tidak akan membiarkan saja tawaran ini ataupun bila partner pass, maka lawan tentu yang akan melakukan penawaran. Dan jika demikian anggap saja bahwa tawaran yang anda lakukan sebagai tawaran pembuka sebelum penawaran yang sebenarnya dimulai. Di Indonesia sendiri bridge sudah banyak diketahui oleh sebagian masyarakan. banyak turnamen turnamen bridge dari berbagai regional, nasional, dan internasional. di indonesia sendiri bridge sudah ada sejak tahun 1970-an dengan adanya GABSI, bridge mulai di lombakan di PON(pekan olahraga nasional) XVII di kaltim. sumber gambar: https://s.kaskus.id/r320x320/images/2014/03/18/6293837_20140318112800.jpg sumber artikel: https://m.kaskus.co.id/thread/532874bd80cf172a55000160/olahraga-kartu-bridge/

Sabtu, 17 Maret 2018

BILLIARD

Biliard adalah sebuah cabang olahraga yang masuk dalam kategori cabang olahraga konsentrasi , sehingga sangat dibutuhkan ketahanan dan pemahaman mental yang benar serta harus ditunjang oleh kemampuan fisik yang prima agar mampu berprestasi lebih tinggi dan stabil. Cabang olahraga ini dimainkan di atas meja dan dengan peralatan bantu khusus serta peraturan tersendiri. Permainan ini terbagi dari beberapa Jenis, antara lain jenis Carom, English Billiard dan Pool. Dapat dimainkan secara perorangan maupun tim. Sebagai contoh, jenis Carom dimainkan di meja yang tidak memiliki lubang sama sekali. Ini berbeda dengan jenis English Billiard dan Pool yang dimainkan di meja yang memiliki lubang sebanyak 6 buah. Meski sama-sama memilki 6 buah lubang, ukuran atau luas meja antara English Billiar dan Pool pun berbeda, lebih luas meja jenis English Billiard. Sampai saat ini, tahun 2008, yang sangat berkembang di Indonesia adalah jenis Pool yang itu pun masih terbagi dalam Nomor bola 15, bola 8 dan bola 9. Dahulu di Indonesia, biliar identik dengan olahraga yang selalu dimainkan oleh para lelaki saja. Namun saat ini banyak wanita yang mulai menggemari olahraga biliar. Adalah Bapak Putera Astaman, mantan Ketua Umum PB. POBSI , yang berhasil menaikan Citra Olahraga Biliar, di Indonesia dari Sekedar Olahraga Rekreasi menjadi Olahraga Prestasi . Biliar, jenis Pool telah berkembang menjadi salah satu cabang olahraga yang mampu ikut mengharumkan nama bangsa Indonesia. Contohnya, pada World Pool Championship (kejuaraan dunia biliar jenis pool untuk nomor bola 9) tahun 2006 kemarin, pemain seperti Ricky Yang, M. Zulfikri berhasil masuk ke jajaran 32 besar pemain dunia. Roy Apancho berhasil masuk ke jajaran pemain 64 besar dunia. Apsi Chaniago berhasil masuk ke jajaran pemain 128 besar dunia. Pada pesta olahraga antar bangsa SEA Games XXIV, 2007 yang lalu, terjadi kejutan peningkatan prestasi secara luar biasa pula pada cabang olahraga Biliar jenis Pool, dengan mampunya diraih Medali Emas nomor bola 8, Wanita Perorangan sekaligus Medali Perak nomor bola 9, Wanita Perorangan oleh seorang Atlet Muda Usia yakni Angeline Magdalena Ticoalu serta Medali Emas nomor bola 9, Pria Perorangan oleh Ricky Yang. 'G PERALATAN 1. Pool Cue (stik)
Cue adalah stick yang terbuat dari kayu yang digunakan untuk menyodok bola putih (cue ball) 2. Cue Ball
Cue ball (bola putih/gaco) ada berbagai jenis dengan masing-masing berat yang berbeda. Pemahaman para master terhadap cue ball tidak sampai disitu saja. Misalnya, master beranggapan bahwa semakin sering cue ball dimainkan maka cue ball akan kian kotor. Efeknya, jalannya cue ball akan makin sulit dikendalikan. Selain itu, dari kacamata master, cue ball dapat dilihat dalam 25 titik berdasarkan arah cue dan elevasi cue terhadap meja dimana sodokan pada titik yang spesifik tersebut akan menghasilkan jalannya cue ball yang spesifik pula. 24 titik tersebut diasosiasikan dalam arah jarum jam pendek dan jarum jam panjang dan 1 titik lagi merupakan titik sentral. 3. Meja Pool
Meja yang berfungsi sebagai medan permainan memiliki karakteristik yang spesifik dan sangat bergantung pada jenis material, teknik pemasangan dan kelembaban udara dalam ruangan permainan. Bidang meja pool adalah 2 buah bujur sangkar yang digabungkan menjadi persegi panjang dengan luas 50 inchi x 100 inchi. Di pinggiran meja tersebut ada beberapa titik yang disebut diamond. Fungsinya sebagai alat bantu mengukur jalannya bola berdasarkan sudut-sudut yang akan dihasilkan setelah bola menyentuh rail atau bantalan. Adapun dengan menghubungkan titik-titik tersebut, akan didapatkan 32 bidang permainan. So, pemahaman yang mantap akan memantapkan permainan kita. 4. Chalk
perlengkapan yang dipakai untuk melapisi bagian atas (tip) dari cue untuk menjaga sodokan agar tidak terpeleset (missed cue). ISTILAH DALAM BILLIARD - BACK SPIN, arah putaran bola yang berbalik. Terjadi karena sodokan yang mengenai daerah di bawah tengah-tengah bola putih (cue ball). Putaran balik inilah yang akan membuat cue ball kembali ke area semula pasca tumbukan dengan bola sasaran. - BALL IN HAND, ketika seorang pemain melakukan kesalahan (foul), maka pemain lawan berhak menempatkan cue ball di tempat yang diinginkan untuk membidik bola berikutnya. - BREAK SHOT, sodokan pembukaan pada setiap game. - BRIDGE, jembatan penghubung antara stik (cue) dengan cue ball. - DRAW SHOT, teknik sodokan yang dapat menghasilkan back spin. - ENGLISH SHOT, teknik untuk menghasilkan spin samping dengan cara memukul bagian kiri atau kanan dari cue ball, di Indonesia lebih sering digunakan istilah efek. - FOLLOW THROUGH SHOT, teknik sodokan dengan menggunakan ayunan dorong pada titik atas dari cue ball. Sodokan ini akan menghasilkan putaran atas atau forward spin, yang setelah mengenai bola sasaran cue ball akan terus bergulir maju. - GRIP, genggaman tangan saat menyodok. - MISSED CUE, situasi cue terpeleset pada saat melakukan sodokan terhadap cue ball. Biasanya pada saat terjadi missed cue, suaranya terdengar nyaring seperti bunyi ranting pohon yang dipatahkan (’ctak!’). Karena terpeleset, maka bola sasarannya akan meleset juga atau tidak sesuai yang kita inginkan. Missed cue sering terjadi karena ayunan yang kurang sempurna atau karena olesan chalk-nya kurang. - OBJECT BALL, bola yang akan disasar oleh cue ball untuk dimasukkan ke dalam kantung (pocket). - POCKET, kantung pada meja billiar yang berjumlah enam dengan ukuran kurang lebih dua kali diameter bola. - SAFETY SHOT, sodokan bertahan yang bertujuan agar pemain lawan tidak memiliki kesempatan posisi bola yang terbuka. Atau dengan kata lain, ngumpetin bola (biasanya cue ball) di balik bola yang bukan sasarannya. - SCRATCH, situasi pada saat cue ball masuk ke dalam pocket atau keluar dari meja. Scratch merupakan foul, dan pemain lawan akan mendapatkan kesempatan ball in hand. Peraturan Billiard PERATURAN UMUM 1. Setiap pertandingan menggunakan sistem best of three . Untuk semifinal dan final menggunakan sistem best of five. 2. Menggunakan sistem break bergantian tiap pemain, untuk penentuan break pertama akan ditentukan lewat pengundian. 3. Ketika akan menembak, minimal satu kaki dari pemain harus tetap menyentuh lantai. Apabila tidak, dianggap foul. 4. Pada saat melakukan break, minimal harus ada 4 bola yang menyentuh ban ( cushion), jika tidak, maka foul. 5. Setiap pemain tidak diperkenankan melakukan intimidasi terhadap pemain lawan. 6. Dilarang merokok saat permainan berlangsung. 7. Pemain yang tidak sedang dalam giliran memukul diharuskan duduk di tempat yang disediakan agar tidak mengganggu pemain yang sedang mendapat giliran memukul. 8. Jika pemain terlambat datang dengan toleransi keterlambatan 10 menit, maka pemain tersebut dinyatakan WO ( walk over) . 9. Jump shot diperbolehkan sesuai teknik yang benar (tidak boleh mencungkil dari bawah). PERATURAN 9-BALL
1. Bola yang digunakan bola yang digunakan adalah bola billiard yang bernomor 1 s.d 9 ditambah bola berwarna putih yang digunakan sebagai cue ball . 2. Susunan bola pada saat break bola bernomor 1 s.d 9 disusun berbentuk wajik ( diamond). Posisi bola bernomor 1 di bagian atas wajik, sedangkan bola bernomor 9 diletakkan di tengah-tengah susunan bola. Dan bola lainnya ditempatkan secara acak. 3. Tujuan permainan pemain diharuskan untuk memasukkan bola secara berturut-turut dari angka 1 s.d 9. 4. Memasukkan bola dapat dilakukan secara langsung, yaitu dengan memukul bola bernomor paling kecil yang ada di atas meja, atau dengan mengkombinasikan bola sasaran dengan bola lain yang sekiranya dapat masuk ke dalam kantung meja. 5. Pelanggaran pemain dinyatakan melakukan pelanggaran apabila: * Bola yang dipukul bukan merupakan bola paling kecil yang ada di meja. * Bola putih atau bola berwarna melompat dan keluar dari meja permainan. * Bola putih masuk ke dalam lubang. * Bagian tubuh maupun pakaian pemain menyentuh bola yang ada didalam meja permainan. * Bola putih tidak menyentuh bola sasaran saat dipukul. * Saat bola sasaran dipukul, tidak ada bola yang menyentuh ban (cushion). * Menaruh/meninggalkan stik di atas meja . * Bila cue stick menyentuh cue ball lebih dari sekali dalam satu kesempatan memukul. * Memukul bola ketika bola lain masih ada yang bergerak. 6. Ketentuan setelah pelanggaran * Pemain berikutnya memiliki kesempatan untuk meletakkan bola putih dimana saja di dalam meja permainan ( free ball ). * Apabila bola bernomor keluar dari meja, maupun masuk kedalam lubang karena pelanggaran, maka bola tersebut tidak dikembalikan ke atas meja pada foot spot. * Bola bernomor 9 dikembalikan ke atas meja pada titik foot spot apabila keluar dari meja, maupun masuk ke dalam lubang karena pelanggaran. Apabila ada bola lain yang berada pada titik foot spot, maka bola bernomor 9 ditempatkan pada Long String terdekat dengan foot spot. 7. Push Out dapat dilakukan pemain setelah break (pemain yang melakukan break jika ada bola yang masuk maupun pemain lainnya jika tidak ada bola yang masuk saat break) dan bola putih terhalang oleh bola lain sehingga bola sasaran tidak terlihat (tidak bisa dipukul secara biasa), maka dapat melakukan Push Out. 8. Ketentuan Push Out * Push Out hanya dilakukan 1 kali dalam permainan, yaitu setelah lawan melakukan Break. * Sebelum melakukan Push Out, pemain harus memberitahukannya kepada lawan maupun wasit. Apabila pemain tidak memberitahukan kepada lawan maupun wasit, maka pukulan yang dilakukan dianggap pelanggaran. * Dalam melakukan Push Out , pemain bebas memukul bola putih kearah mana saja, dan tidak dianggap foul. * Setelah Push Out dilakukan, pemain lawan dapat memilih untuk menerima dan melakukan pukulan atau menyerahkan kembali ke pada pemain yang melakukan push out untuk memukul selanjutnya. 9. Pelanggaran 3x berturut-turut jika seseorang pemain melakukan pelanggaran 3x berturut-turut dalam satu game , maka dinyatakan kalah pada game tersebut. Wasit harus memberikan peringatan kepada pemain yang telah melakukan pelanggaran 2x berturut (jika lupa maka lawan berhak mengingatkan wasit). 10. Pemenang Pemain dinyatakan menang, apabila: * Memasukkan bola bernomor 9 ke dalam lubang meja secara sah. * Pemain lawan melakukan pelanggaran 3 kali berturut-turut. 11. Setelah cue ball menyentuh object ball , salah satu bola harus ada yang menyentuh cushion. PERATURAN 8-BALL
1. Bola billiard dibagi 2 yaitu bola solid (1-7) dan bola stripes (9-15). Bola 8 adalah bola yang terakhir dimasukkan. 2. Setelah break dilakukan oleh salah satu pemain, jika ada bola yang masuk maka tim yang melakukan break boleh menembak bola lagi. Jika tidak, maka tim lawan yang menembak. Bola yang masuk saat break tidak dihitung (pemain harus memilih bola mana yang akan dimasukkan). 3. Pemain yang menembak setelah break, bisa memilih bola solid /stripes, dengan cara memasukkan bola solid /stripes. Misalnya, jika dia memasukkan bola 1 maka untuk selanjutnya dia harus memasukkan bola 2-7. Jika dia memasukan bola 10, maka selanjutnya dia harus memasukkan bola 9-15. Apabila bola stripe dan solid masuk bersamaan, maka pemain masih bebas memilih bola mana yang akan dimasukkan. 4. Apabila bola-8 masuk / keluar meja pada saat break, pemain dapat memilih antara mengulang kembali break (bola ditata ulang), atau menaruh bola 8 pada foot spo t dan melanjutkan permainan. 5. Pelanggaran ( foul) * Bola yang dipukul bukan merupakan bola miliknya. * Memukul bola 8 padahal bolanya belum habis. * Saat bola sasaran dipukul, tidak ada bola yang menyentuh ban ( cushion ). * Bola putih masuk lubang. * Bola putih atau bola berwarna melompat dan keluar dari meja permainan. * Bagian tubuh maupun pakaian pemain menyentuh bola yang ada didalam meja permainan. * Bila cue stick menyentuh cue ball lebih dari sekali dalam satu kesempatan memukul. * Memukul bola ketika bola lain masih ada yang bergerak. 6. Setelah terjadi pelanggaran, maka tim lawan berhak mendapatkan Free ball . 7. Apabila pemain secara tidak sengaja memasukkan bola yang bukan miliknya (bola lawan), maka pada saat itu juga ganti giliran. (posisi bola putih tidak berubah). 8. Pemain yang secara tidak sengaja memasukkan bola 8 sebelum bola-bolanya habis dianggap kalah. 9. Setelah memasukkan seluruh bola, maka bola 8 harus dimasukkan ke salah satu dari 6 lubang yang ada. Pemain yang akan menembak bola 8, harus memilih salah satu lubang. Jika bola 8 masuk ke lubang yang salah maka pemain itu dianggap kalah. 10. Sebuah pemain dinyatakan menang apabila : * Memasukkan bola 8 pada lubang yang ditunjuknya setelah seluruh bolanya habis. * Pemain lawan memasukkan bola 8 padahal bolanya belum habis. * Pemain lawan memasukkan bola 8 ke lubang yang salah. * Pemain lawan melakukan foul pada saat memasukkan bola 8 (contoh : ketika menembak bola 8,masuk, tapi bola putih juga masuk lubang, maka tim lawannya dinyatakan menang). * Pemain lawan menembak dan mengakibatkan keluarnya bola 8 dari meja. 11. Setelah cue ball menyentuh object ball, salah satu bola harus ada yang menyentuh cushion. 12. Apabila pemain yang sedang memukul memasukan bola dan bola lawan juga masuk , maka pemain tersebut mendapat giliran memukul lagi. sumber gambar: 1.https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhfd0ZjLPVUHRjNuIF4I-wHgecqyoq3q1zI6vcP5SUK-SEBk8Ipg5HkZkbRjnTzPiWlWsjbEV9xpqwsB6fRneHqIsqaQsLxwb1f9z8KTIMk6Aa-SEdQT2ht_blG6vLeKyJUihrDqDMNjw/s1600/Stik.jpg 2.https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhmClivDltUzsi8tymVaciEpeibGOOEb75RtaZALk3F3PwSyzXhQ5fglM6We7SscagkY3HXv_mFQ_rak92rsnFduXXAYS-2SPTIdEY7UHNoqKWi6FMtKbvXJuYeANehKJmEhzJaAXSEDA/s1600/Cue+ball.jpg 3.https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjC92LMZsusVK2wxIxqc0sMjMaPxLVblzDpKOGdQ48aBf6AppioDzhhgu1TGuE2lu68GAWXprSAnzwRMpGR0nCVztzm2NO4vtRnDIHnkitJJA2GHsycbJeZSFaUrOKlr0g0Upz4fIn3EA/s1600/meja.jpg 4.https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgP0TjBIS2GA0OgHchqf4lO9auyIRNbDtcg1sJVTfx0XAs7TRU3J2TYaNuLldmdxDzVNHXBIfBmxA9rm2q-HdVI2IAL8bnRLUFExkCMhrbNE9i2Bl3MnKgG_sPkc2e2Qvk_WQwL_YxxdQ/s1600/chalk.jpg 5.https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEikLA9yQOQM3NApxAHggwg93f07GaW9NUBb9e3BIkcwRwzXCbx9bxZwu7NfVKDN3Tg1GI3KAmBlx4Ai6Gad_ket1gu-5Gnkm3J7BOARWmMYTA2ZoIljMSeeU9XsjhDZDrXIPOrPA9JqGw/s1600/9+ball.jpg 6.https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiaM1arntxVLRZt4RZxgm77A4_rbFMLHb2A5EdYtxgNspXPwz4nZw_fpyJXz3MiRX5CIifojf056HxDN0e0OFpFWxP42w33IIG0A5hFa8WzrJX9-f59UKfIvzlmUEh3o1udZ8YAI92vnQ/s1600/8+ball.jpg sumber artikel: http://ferdyibnmalay.blogspot.co.id/2013/02/permainan-billiard.html?m=1

RENANG

A. Pengertian Renang Renang adalah olahraga yang melombakan kecepatan atlet renang dalam berenang. Gaya renang yang diperlombakan adalah gaya bebas, gaya kupu-kupu , gaya punggung, dan gaya dada. Perenang yang memenangkan lomba renang adalah perenang yang menyelesaikan jarak lintasan tercepat. Pemenang babak penyisihan maju ke babak semifinal, dan pemenang semifinal maju ke babak final. Bersama-sama dengan loncat indah, renang indah, renang perairan terbuka, dan polo air, peraturan perlombaan renang ditetapkan oleh badan dunia bernama Federasi Renang Internasional (FINA). Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) adalah induk organisasi cabang olahraga renang di Indonesia . B. Sejarah Renang Olahraga ini dimulai sejak abad 19 di London. Sekitar tahun 1837, hanya terdapat 6 kolam renang di kota itu. Popularitas renang terus membaik, dan pada tahun 1869 beberapa asosiasi mulai muncul. Popularitas kejuaraan renang sederap dengan kebangkitan Olimpyade dan tercantum sebagai olahraga modern di Athena pada tahun 1896. Sepanjang perkembangan yang dapat diikuti, kota Bandung merupakan kota yang mengawali kegiatan olahraga renang di Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan pembangunan kolam renang Cihampelas pada tahun 1904. di samping itu, sebelum kemerdekaan telah ada beberapa kolam renang di beberapa kota besar seperti Jakarta, Surabaya dan lainnya. Dengan adanya beberapa kolam renang, perkembangan cabang olahraga ini ditandai dengan dibentuknya perkumpulan-perkumpulan renang, antara lain Bandungsche Zwembond atau Perserikatan Renang Bandung pada tahun 1917. ketika itu terdapat 7 perkumpulan yang bernaung di bawah Perserikatan tersebut, termasuk perkumpulan renang siswa-siswa sekolah di Bandung. Menyusul berdirinya West Java Zwembond pada tahun 1918, pada tahun 1927 di Jawa Timur berdiri Oost Java Zwembond (Perserikatan Renang Jawa Timur). Dua peloncat indah Belanda mencetak prestasi pada tahun 1934. Hamaman dan Van de Gron, masing-masing sebagai juara pertama dan kedua nomor papan 3 meter dan menara. Ketika Far Eastern Games (maksudnya Olimpyade Timur Jauh) berlangsung di Manila pada tahun 1934 kedua peloncat tersebut menjadi utusan Hindia Belanda. C. Macam-Macam Gaya Renang Dalam renang untuk rekreasi, orang berenang dengan gaya dada , gaya punggung, gaya bebas dan gaya kupu-kupu. Gaya renang yang dilombakan dalam perlombaan renang adalah gaya kupu-kupu, gaya punggung, gaya dada, dan gaya bebas. Dalam lomba renang nomor gaya bebas, perenang dapat menggunakan berbagai macam gaya renang, kecuali gaya dada, gaya punggung, dan gaya kupu-kupu. Tidak seperti halnya gaya dada, gaya punggung, dan gaya kupu-kupu, Federasi Renang Internasional tidak mengatur teknik yang digunakan dalam nomor renang gaya bebas. Walaupun demikian, hampir semua perenang berenang dengan gaya krol, sehingga gaya krol (front crawl) digunakan hampir secara universal oleh perenang dalam nomor renang gaya bebas. Berikut macam macam gaya renang: 1. Gaya Bebas
Gaya bebas adalah berenang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air. Kedua belah tangan secara bergantian digerakkan jauh ke depan dengan gerakan mengayuh, sementara kedua belah kaki secara bergantian dicambukkan naik turun ke atas dan ke bawah. Sewaktu berenang gaya bebas, posisi wajah menghadap ke permukaan air. Pernapasan dilakukan saat lengan digerakkan ke luar dari air, saat tubuh menjadi miring dan kepala berpaling ke samping. Sewaktu mengambil napas, perenang bisa memilih untuk menoleh ke kiri atau ke kanan. Dibandingkan gaya berenang lainnya, gaya bebas merupakan gaya berenang yang bisa membuat tubuh melaju lebih cepat di air. Gaya bebas merupakan gaya yang tidak terikat dengan teknik-teknik dasar tertentu. Gaya bebas dilakukan dengan beraneka ragam gerakan dalam berenang yang bisa membuat perenang dapat melaju di dalam air. Sehingga gerakan dalam gaya bebas bisa di gunakan oleh beberapa orang, baik yang sudah terlatih maupun para pemula. 2. Gaya Dada
Gaya dada merupakan gaya berenang paling populer untuk renang rekreasi. Posisi tubuh stabil dan kepala dapat berada di luar air dalam waktu yang lama. Gaya dada atau gaya katak (gaya kodok) adalah berenang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air, namun berbeda dari gaya bebas, batang tubuh selalu dalam keadaan tetap. Kedua belah kaki menendang ke arah luar sementara kedua belah tangan diluruskan di depan. Kedua belah tangan dibuka ke samping seperti gerakan membelah air agar badan maju lebih cepat ke depan. Gerakan tubuh meniru gerakan katak sedang berenang sehingga disebut gaya katak. Pernapasan dilakukan ketika mulut berada di permukaan air, setelah satu kali gerakan tangan-kaki atau dua kali gerakan tangan-kaki. [2] . Dalam pelajaran berenang, perenang pemula belajar gaya dada atau gaya bebas. Di antara ketiga nomor renang resmi yang diatur Federasi Renang Internasional, perenang gaya dada adalah perenang yang paling lambat. 3. Gaya Punggung
Sewaktu berenang gaya punggung, orang berenang dengan posisi punggung menghadap ke permukaan air. Posisi wajah berada di atas air sehingga orang mudah mengambil napas. Namun perenang hanya dapat melihat atas dan tidak bisa melihat ke depan. Sewaktu berlomba, perenang memperkirakan dinding tepi kolam dengan menghitung jumlah gerakan. Dalam gaya punggung, gerakan lengan dan kaki serupa dengan gaya bebas, namun dengan posisi tubuh telentang di permukaan air. Kedua belah tangan secara bergantian digerakkan menuju pinggang seperti gerakan mengayuh. Mulut dan hidung berada di luar air sehingga mudah mengambil atau membuang napas dengan mulut atau hidung.[2] Sewaktu berlomba, berbeda dari sikap start perenang gaya bebas, gaya dada, dan gaya kupu-kupu yang semuanya dilakukan di atas balok start, perenang gaya punggung melakukan start dari dalam kolam. Perenang menghadap ke dinding kolam dengan kedua belah tangan memegang besi pegangan. Kedua lutut ditekuk di antara kedua belah lengan, sementara kedua belah telapak kaki bertumpu di dinding kolam . Gaya punggung adalah gaya berenang yang sudah dikenal sejak zaman kuno. Pertama kali diperlombakan di Olimpiade Paris 1900 , gaya punggung merupakan gaya renang tertua yang diperlombakan setelah gaya bebas 4. Gaya Kupu-kupu
Gaya Kupu-kupu atau gaya lumba-lumba adalah salah satu gaya berenang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air. Kedua belah lengan secara bersamaan ditekan ke bawah dan digerakkan ke arah luar sebelum diayunkan ke depan. Sementara kedua belah kaki secara bersamaan menendang ke bawah dan ke atas seperti gerakan sirip ekor ikan atau lumba-lumba . Udara dihembuskan kuat-kuat dari mulut dan hidung sebelum kepala muncul dari air, dan udara dihirup lewat mulut ketika kepala berada di luar air.[2] . Gaya kupu-kupu diciptakan tahun 1933 , dan merupakan gaya berenang paling baru. Berbeda dari renang gaya lainnya, perenang pemula yang belajar gaya kupu-kupu perlu waktu lebih lama untuk mempelajari koordinasi gerakan tangan dan kaki. Berenang gaya kupu-kupu juga menuntut kekuatan yang lebih besar dari perenang. Kecepatan renang gaya kupu-kupu didapat dari ayunan kedua belah tangan secara bersamaan. Perenang tercepat gaya kupu-kupu dapat berenang lebih cepat dari perenang gaya bebas. Dibandingkan dalam gaya berenang lainnya, perenang gaya kupu-kupu tidak dapat menutupi teknik gerakan yang buruk dengan mengeluarkan tenaga yang lebih besar. D. Manfaat Berenang Berenang adalah salah satu jenis olahraga yang mampu meningkatkan kesehatan seseorang yang juga merupakan olahraga tanpa gaya gravitasi bumi (non weight barring). Berenang terbilang minim risiko cedera fisik karena saat berenang seluruh berat badan ditahan oleh air atau mengapung. Selain itu berenang merupakan olahraga yang paling dianjurkan bagi mereka yang kelebihan berat badan (obesitas), ibu hamil dan penderita gangguan persendian tulang atau arthritis. Berenang memiliki banyak manfaat yang dapat dirasakan apabila kita melakukannya secara benar dan rutin. Manfaat tersebut antara lain : 1. Membentuk otot Saat berenang, kita menggerakkan hampir keseluruhan otot-otot pada tubuh, mulai dari kepala, leher, anggota gerak atas, dada, perut, punggung, pinggang, anggota gerak bawah, dan telapak kaki. Saat bergerak di dalam air, tubuh mengeluarkan energi lebih besar karena harus ‘melawan’ massa air yang mampu menguatkan dan melenturkan otot-otot tubuh. 2. Meningkatkan kemampuan fungsi jantung dan paru-paru Gerakan mendorong dan menendang air dengan anggota tubuh terutama tangan dan kaki, dapat memacu aliran darah ke jantung, pembuluh darah, dan paru-paru. Artinya, berenang dapat dikategorikan sebagai latihan aerobik dalam air 3. Menambah tinggi badan Berenang secara baik dan benar akan membuat tubuh tumbuh lebih tinggi (bagi yang masih dalam pertumbuhan tentunya). 4. Melatih pernafasan Sangat dianjurkan bagi orang yg terkena penyakit asma untuk berenang karena sistem crdiovaskular dan pernafasan dapat menjadi kuat. Penapasan kita menjadi lebih sehat, lancar, dan bisa pernafasan menjadi lebih panjang. 5. Membakar kalori lebih banyak Saat berenang, tubuh akan terasa lebih berat bergerak di dalam air. Otomatis energi yang dibutuhkan pun menjadi lebih tinggi, sehingga dapat secara efektif membakar sekitar 24% kalori tubuh. 6. Self safety Dengan berenang kita tidak perlu khawatir apabila suatu saat mengalami hal-hal yang tidak diinginkan khususnya yang berhubungan dengan air (jatuh ke laut dll). 7. Menghilangkan stres. Secara psikologis, berenang juga dapat membuat hati dan pikiran lebih relaks. Gerakan berenang yang dilakukan dengan santai dan perlahan, mampu meningkatkan hormon endorfin dalam otak. Suasana hati jadi sejuk, pikiran lebih adem, badan pun bebas gerah. Sebelum berenang, agar tubuh tidak ‘kaget’, dianjurkan melakukan gerakan pemanasan untuk mencegah kram otot sekaligus juga berfungsi untuk meningkatkan suhu tubuh dan detak jantung secara bertahap dan juga lakukan pendinginan setelah selesai berenang agar suhu tubuh dan detak jantung tidak menurun secara drastis dengan cara berenang perlahan-lahan selama 5 menit. Untuk pemanasan dapat dimulai dengan melakukan gerakan-gerakan ringan, seperti mengayunkan tangan dan kaki atau berjalan-jalan di sekitar kolam renang selama 10-15 menit. Lalu secara bertahap mulailah dengan satu putaran menyeberangi kolam, lalu istirahatlah selama 30 detik beberapa kali dan puncaknya berenang selama 20-40 menit tanpa henti. Setelah beberapa minggu, latihan bisa ditingkatkan. Sebaiknya, berganti-ganti gaya renang supaya semua otot terlatih. Satu-satunya ‘kekurangan’ dari jenis olahraga ini adalah ternyata kurang menguntungkan bagi kesehatan tulang. Ketiadaan gaya gravitasi bumi saat berenang justru berpengaruh buruk pada massa tulang. Untuk mengatasinya, Anda dapat menyelinginya dengan olahraga lain, seperti joging, berjalan kaki, atau bersepeda. E. Fasilitas dan Peralatan 1. Kolam Renang - Panjang kolam renag 50 meter dan lebarnya 21 meter. - Dinding harus vertical dan sejajar. - Banyaknya lintasan adalah 8 dan masing-masing lintasan lebarnya 2,5 meter. - Kedalaman air minimum 1,80 meter untuk perlombaan. Suhu air berkisar antara (23-25) o Celsius. - Tempat Start tidak boleh licin dan kemiringannya tidak boleh lebih darih 10 derajat. - Garis-garis tanda lintasan dapat di buat di dasar kolam untuk memberi petunjuk pada perenang. 2. Lebar Lintasan Lebar lintasan paling sedikit 2,5 m dengan jarak paling sedikit 0,2 m di luar lintasan pertama dan lintasan terakhir.Masing-masing lintasan dipisahkan dengan tali lintasan yang sama panjang dengan panjang lintasan. Tali lintasan terdiri dari rangkaian pelampung berukuran kecil pada seutas tali yang panjangnya sama dengan panjang lintasan. Pelampung pada tali lintasan dapat berputar-putar bila terkena gelombang air. Tali lintasan dibedakan menurut warna: hijau untuk lintasan 1 dan 8, biru untuk lintasan 2, 3, 6, dan 7, dan kuning untuk lintasan 4 dan 5. Perenang diletakkan di lintasan berdasarkan catatan waktu dalam babak penyisihan (heat). Di kolam berlintasan ganjil, perenang tercepat diunggulkan di lintasan paling tengah. Di kolam 8 lintasan, perenang tercepat ditempatkan di lintasan 4 (di lintasan 3 untuk kolam 6 lintasan). Perenang-perenang dengan catatan waktu di bawahnya secara berurutan menempati lintasan 5, 3, 6, 2, 7, 1, dan 8. 3. Pengukur Waktu Dalam perlombaan internasional atau perlombaan yang penting, papan sentuh pengukur waktu otomatis dipasang di kedua sisi dinding kolam. Tebal papan sentuh ini hanya 1 cm. Perenang mencatatkan waktunya di papan sentuh sewaktu pembalikan dan finis. Papan sentuh pengukur waktu produksi Omega mulai dipakai di Pan-American Games 1967 di Winnipeg , Kanada . 4. Balok Start Di setiap balok start terdapat pengeras suara untuk menyuarakan tembakan pistol start dan sensor pengukur waktu yang memulai catatan waktu ketika perenang meloncat dari balok start. Tinggi balok start antara 0,5 m hingga 0,75 dari permukaan air. Ukuran balok start adalah 0,5 x 0,5 m, dan di atasnya dilapisi bahan antilicin. Kemiringan balok start tidak melebihi 10°. F. Peraturan Pada nomor renang gaya kupu-kupu, gaya dada, dan gaya bebas, perenang melakukan posisi start di atas balok start. Badan dibungkukkan ke arah air dengan lutut sedikit ditekuk. Pada nomor gaya punggung, posisi start dilakukan di dalam air dengan badan menghadap ke dinding kolam. Kedua tangan memegang pegangan besi pada balok start, sementara kaki bertumpu di dinding kolam, dan kedua lutut ditekuk di antara kedua lengan. Posisi start gaya punggung juga dipakai oleh perenang pertama dalam gaya ganti estafet. Wasit start memanggil para perenang dengan tiupan peluit panjang untuk naik ke atas balok start (bersiap di dalam air untuk gaya punggung dan gaya ganti estafet). Perenang berada dalam posisi start setelah aba-aba Siap ((Take your marks dalam bahasa Inggris) diteriakkan oleh wasit start. Start dinyatakan tidak sah bila perenang meloncat dari balok start sebelum ada aba-aba. Hingga tembakan pistol start dimulai, tubuh perenang harus dalam keadaan diam. G. Nomor Perlombaan Perlombaan renang terdiri dari nomor-nomor perlombaan menurut jarak tempuh, jenis kelamin, dan empat gaya renang (gaya bebas, gaya kupu-kupu , gaya punggung, dan gaya dada). Nomor-nomor renang putra dan putri yang diperlombakan dalam Olimpiade : Gaya bebas: 50 m, 100 m, 200 m, 400 m, 800 m (putri), 1500 m (putra) Gaya kupu-kupu : 100 m, 200 m Gaya punggung: 100 m, 200 m Gaya dada: 100 m, 200 m. Gaya ganti perorangan: 200 m dan 400 m Gaya ganti estafet: 4 x 100 m Gaya bebas estafet: 4 x 100 m, 4 x 200 m Marathon 10 km. Federasi Renang Internasional mengakui rekor dunia putra/putri untuk nomor-nomor renang: Gaya bebas: 50 m, 100 m, 200 m, 400 m, 800 m, 1500 m Gaya punggung: 50 m, 100 m, 200 m Gaya dada: 50 m, 100 m, 200 m Gaya kupu-kupu: 50 m, 100 m, 200 m Gaya ganti perorangan: 100 m (hanya lintasan pendek), 200 m, 400 m Gaya bebas estafet: 4×100 m, 4×200 m Gaya ganti estafet: 4×100 m. Pada nomor gaya ganti perorangan, seorang perenang memakai keempat gaya secara bergantian untuk satu putaran, dengan urutan: gaya kupu-kupu, gaya punggung, gaya dada, dan gaya bebas. Pada nomor renang gaya ganti perorangan 100 m, perlombaan diadakan di kolam renang lintasan pendek 25 m. Pada nomor 4 x 100 m gaya ganti estafet, satu regu diwakili empat orang perenang yang masing-masing berenang 100 m. Perenang pertama memulai dengan renang gaya punggung, dilanjutkan perenang gaya dada, perenang gaya kupu-kupu, dan diakhiri oleh perenang gaya bebas. H. Pakaian Federasi Renang Internasional memiliki daftar merek dan tipe pakaian renang yang disetujui dalam perlombaan renang. [10] Perenang dibolehkan memakai topi renang dan kacamata renang . Perenang berkacamata dapat memilih untuk mengenakan kacamata renang minus, atau mengenakan lensa kontak bersama kacamata renang normal. Perenang tidak dibolehkan memakai alat atau pakaian renang yang dapat memengaruhi kecepatan, daya apung, atau ketahanan selama berlomba, misalnya sarung tangan berselaput, kaki katak , sirip , dan sebagainya. sumber gambar: 1.https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg8OSOeF-6QM0rEl_Rc984-IcfWTXKRDtEPJdrcsHP_1GZcOQK2eATJC-1hL5tuaI_WWZkcfSgDLejk8zfihEi-YUq9YXunnQPkY2oje0BPuRjtygsThECeKY1QIO8KHcExlMl-3O4a7SbO/s1600/Renang+gaya+bebas.png 2.https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjGoAATlnMZHT8kR7xX8AB1wJuX9IrKwXmZD-AQnjWn0Fd5QRLakV3fcZL50mR-s4LVKpSUjACyagHpq6Imbj3VqNnqoNDj3gsysct5oT844nHiJkteq52RqptrkKx2qaVNeBcflYHjTE9e/s1600/Renang+gaya+dada.png 3.https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgCCqAkLoeDey4IbKp7f2hxGRKwcACIRuIFXLc4IZQe5MA_CERKsqj5W_dd6DuRJyTNs_eY9YIcB3QpD3PjCFyiAbwF0QXVI8przyO5ywdlUHcslKUZj_9LDWA9w7LW_NEKZYPkde59QDw/s1600/11.+renang+gaya+punggung.jpg 4.https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhc14lB9b7QsYSIi-5krgZMqDAkyIZQdMyFNEJdGgG0_dcXZtWWa-eumDDMGhyphenhyphen0m1ptldoqCIpqtfS2ihfM-Dy82qJi0aIY2Fr-1xm-PZL3M1IYp0nnP6sKlFfOdxTgp5kEx8zp1nuVYX8/s1600/gaya_kupu.gif sumber artikel: http://jajangbloger11.blogspot.co.id/2016/06/renang-renang-induk-organisasi-federasi.html?m=1

Jumat, 16 Maret 2018

BULU TANGKIS

Bulu tangkis atau badminton adalah suatu olahraga raket yang dimainkan oleh dua orang (untuk tunggal) atau dua pasangan (untuk ganda) yang saling berlawanan. Mirip dengan tenis, bulu angkis bertujuan memukul bola permainan ("kok" atau "shuttlecock") melewati jaring agar jatuh di bidang permainan lawan yang sudah ditentukan dan berusaha mencegah lawan melakukan hal yang sama. Bulu tangkis atau badminton digemari banyak orang. Bahkan, tidak sedikit pemain Indonesia pernah menjadi juara dunia. Seperti Rudi Hartono, Liem Swie King, Susi Susanti, Taufik Hidayat, dan lain lain. Mereka berprestasi karena perjuangannya yang hebat. Rajin berlatih dan menguasai teknik-teknik dasar bermain. 1. Lapangan dan Perlengkapan Permainan a. Lapangan Bentuk lapangan bulu tangkis empat persegi panjang. Ukuran lapangan dan netnya sebagai berikut: 1) Ukuran lapangan untuk permainan tunggal: • panjang: 13,40 meter • lebar: 5,18 meter 2) Ukuran lapangan untuk permainan ganda: • panjang: 13,40 meter • lebar: 6,10 meter 3) Ukuran net sama untuk tunggal dan ganda: • Tinggi net: 1,55 meter • Panjang net: 6,10 meter • Lebar net: 0,67 meter b. Bola/kok/ Shuttlecock ock Bagian kok terdiri atas kepala dan bulu. Kepala terbuat dari gabus. Berat kok sekitar 4,73-5,50 gram c. Raket Raket adalah alat pemukul dalam permainan bulu tangkis. Berat raket kurang dari 150 gram. Raket terbuat dari kayu, alumunium, arang (carbonex) dan fiberglass. 2. Teknik Dasar Bulu Tangkis Ada beberapa teknik dasar di bulu tangkis. Contohnya sebagai berikut : a. Teknik Dasar Memegang Raket Ada empat teknik dasar memegang raket. Untuk lebih jelasnya lihat gambar dan uraian berikut ini. 1) Pegangan Kombinasi Raket dipegang seperti kamu berjabat tangan. Pegangan ini digunakan untuk melakukan berbagai jenis pukulan. 2) Pegangan Backhand Raket dipegang atau digenggam pada telapak tangan bagian yang tipis. Ibu jari tangan lebih kuat menahan gagang raket. Cara ini akan menghasilkan pukulan backhand , yaitu pukulan dengan punggung menghadap ke arah pukulan. 3) Pegangan Kapak Gagang raket dipegang pada telapak tangan bagian yang tipis, seperti memegang kapak. 4) Pegangan Geplak Kasur Raket dipegang seperti kamu memegang pemukul kasur. Kepala raket atau senar menghadap ke atas dan bawah. Pegangan ini digunakan untuk melakukan pukulan smes. b. Teknik Dasar Servis ( service) Servis merupakan pukulan permulaan yang menandai dimulainya permainan. Secara umum sikap servis yang baik adalah: Ø sikap berdiri rileks Ø bola harus dilepaskan terlebih dahulu, baru dipukul Ø Kaki tidak boleh diangkat sebelum bola dipukul Ø Bola tidak didorong, tetapi dipukul 1) Servis Pendek Servis pendek dapat dilakukan secara backhand dan forehand . Kok dipegang dengan tangan kiri di depan dada atau sejajar dengan pinggang. Pukulan dilakukan pelan dengan perkiraan akan melewati net dan garis terdepan lapangan permainan lawan. 2) Servis Panjang Servis panjang atau tinggi dilakukan dengan pukulan forehand . Servis ini dilakukan di sebelah kanan bawah, jika pukulan memakai tangan kanan. Servis ini dilakukan dengan menjatuhkan kok ke samping kanan. c. Teknik Dasar Memukul Kok 1) Pukulan Lambung ( lob ) Pukulan lambung adalah pukulan terhadap kok yang datang atau berada di bawah pinggang. Pukulan dilakukan dari bawah ke atas dengan posisi raket agak miring ke depan. Pukulan lob dilakukan dengan forehand dan back hand. Sikap awalnya: Ø Berdiri, Kedua lutut dilenturkan Ø Pandangan ke arah datannya kok Gerakannya: Ø Untuk pukulan lob dari atas: raket diayun dari belakang kepala ke depan lurus dengan kekuatan tenaga yang cukup. Ø Untuk pukulan lob dari bawah: raket diangket ke atas, seakan-akan mencongkel. 2) Pukulan Smes ( Smash ) Pukulan Smes adalah pukulan keras dan menukik ke lapangan permainan lawan. Pukulan ini untuk mengembalikan bola yang datang dengan posisi tinggi. Sikap awal: Ø Berdiri, kedua lutut dilenturkan Ø Pandangan ditujukan ke arah datangnya kok Gerakannya: Ø Raket digerakkan cepat, keras, menukik dan terarah. Ø Tangan diayunkan dari belakang ke depan. d. Teknik Dasar Langkah Kaki Gerak langkah kaki sangat menentukan keberhasilan memukul kok. Teknik dasar langkah kaki yang baik adalah: Ø Kaki harus dapat digerakkan ke segalah arah secara cepat dan ringan. Ø Berdiri selalu pada ujung kaki. Sikap ini memudahkan kaki bergerak cepat. Ø Saat mengembalikan bola di depan net, kaki kananmu berada di depan dan sebaliknya pada waktu memukul bola di belakang, kaki kananmu di belakang. Ø Langkahmu harus diatur seefisien mungkin, langkah yang panjang lebih baik daripada langkah kecil-kecil atau pendek. 3. Peraturan Permainan a. Pemain Berdasarkan pemainnya, permainan bulu tangkis dapat dibedakan menjadi: Ø Permainan tunggal putra/putri (single). Yaitu permainan seorang lawan seorang, untuk putra maupun putri. Ø Permainan ganda putra/putri (double), yaitu permainan yang dilakukan oleh dua orang untuk pasangan putra dengan putra maupun pasangan putri dengan putri. Ø Permainan ganda campuran (mixed double), yaitu permainan yang dilakukan oleh dua pasangan campuran antara putra dan putri. Pemain kedua belah pihak melakukan undian. Pihak yang menang berhak memilih tempat dan melakukan servis lebih dahulu, sedangkan yang kalah undian menunggu giliran berikutnya. b. Cara memperoleh nilai Lamanya permainan ditentukan oleh set atau game. Sedikitnya permainan bulu tangkis dilakukan dalam 2 game. Pemenangnya adalah pemain yang berhasil memenangkan 2 game. Jika masing-masing pemain memenangkan 1 game, maka terjadi rubberset. Kedua pemain melakukan game yang ketiga. Jadi yang memenangkan game ketiga ini menjadi pemenangnya. 1) Nilai untuk Tunggal Putra dan Ganda Putra/Putri Setiap game permainan tunggal putra, yaitu 21 poin, sedangkan untuk ganda putra/putri, yaitu 25 poin. Pemain yang lebih dahulu mencapai angka tertinggi pada setiap game dinyatakan menang. Jika terjadi persamaan poin 20 atau 24, maka pemain yang lebih dahulu mencapai poin itu berhak m eminta penambahan angka yang harus dicapai atau yus/jus, yaitu 3 poin. Jika terjadi yus, servis pertama dilakukan oleh pemain yang berhasil menyamakan poin. 2) Nilai untuk Tunggal Putri Jumlah poin setiap game untuk tunggal putri adalah 21. Pemain yang berhasil mengumpulkan poin tersebut lebih dahulu dinyatakan menang. Jika terjadi persamaan poin 20 dan 20 , maka pemain yang menghasilkan nilai tersebut lebih dahulu berhak meminta penambahan angka yang harus dicapai (yus). sumber gambar: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj4fuWD1cFYVdXmSSEP4GX2JwxpGDOMG3d1iDJqNTP3UBIzCkkMvY7O8slgrtHDBuyYkGOY4XDx5EuNpb1IzzfXF7UjIhs-a42EjzQtAo44jtAbDN9pwTsGLvRx5MonbD6Zz92r54DCIak1/s280/badminton-rules.jpg sumber artikel: http://denyhendrawansaputra.blogspot.com/2014/11/materi-olahraga-tentang-permainan-bulu.html

TENIS MEJA

Permainan tenis meja mulai populer di Inggris sejak abad ke 19 dengan nama pingpong, gossima dan whiff whoff kemudian berubah nama menjadi table tennis atau tenis meja. Pertama kali tenis meja di lombakan di Indonesia pada Pekan Olahraga Nasional (PON) pertama di Solo. Adapun variasi dan kombinasi keterampilan teknik dasar permainan tenis meja yaitu memegang bet, pukulan forehand, pukulan backhand, servis dan smash.
Pengertian Permainan Tenis Meja Tenis meja atau pingpong adalah suatu olahraga yang dimainkan oleh dua pasangan (ganda) atau dua orang (tunggal) yang berlawanan. Permainan ini menggunakan raket yang terbuat dari papan kayu yang dilapisi karet yang biasa disebut bet, sebuh bola pingpong dan lapangan permainan yang berbentuk meja. Induk olahraga tenis meja di Indonesia adalah PTMSI (Persatuan Tenis meja di Indonesia) dan di dunia adalah ITTF (International Table Tenis Federation). Sejarah Permainan Tenis Meja Permainan ini mulai populer di Inggris sejak abad ke 19 dengan nama pingpong, gossima dan whiff whoff. lalu mengganti nama menjadi table tennis atau tenis meja. Tenis meja mulai dikenal pada tahun 1901 karena diadakannya turnamen, buku yang menuliskan tentang tenis meja, dan kejuaraan tidak resmi tahun 1902. Pada awal 1900-an, permainan tenis meja dilarang di negara Russia. Karena penguasa pada zaman itu percaya bahwa memainkan tenis meja memiliki efek negatif pada penglihatan pemain. Pada tahun 1921, Asosiasi Tenis Meja (TTA) dibuat di Inggris, dan diikuti oleh Federasi Tenis Meja Internasional (ITTF) pada tahun 1926. Kota London menjadi tuan rumah kejuaraan dunia resmi pertama tahun 1926. Pada tahun 1933, Asosiai Tenis Meja Amerika Serikat di bentuk. Pada tahun 1930, Edgar Snow berkomentar di Red Star Over China bahwa pihak komunis mempunyai "hasrat untuk tenis meja asal Inggris" yang menurutnya "ganjil". Tahun 1950-an, raket yang menggunakan lembaran karet digabung dengan lapisan spons mengubah permainan secara dramatis, meningkatkan kecepatan perputaran bola. Penggunaan lem cepat dapat meningkatkan kecepatan dan perputaran lebih jauh yang menghasilkan perubahan peralatan untuk "menurunkan kecepatan permainannya". Tenis meja mulai diperkenalkan sebagai cabang Olimpiade pada tahun 1988. Teknik Dasar Permainan Tenis Meja 1. Memegang bet Berikut ini adalah teknik dasar memegang bet pada permainan tenis meja. Teknik memegang bet seperti berjabat tangan (shakehand grip), teknik ini banyak digunakan oleh para pemain professional karena sangat populer di negara-negara Eropa. Dengan cara ini, seorang pemain dapat menggunakan kedua sisi bet. Teknik memegang bet seperti memegang tangkai pena (penhold grip), teknik ini juga dikenal dengan nama Asia grip, walaupaun banyak pemain Asia menggunakan teknik shakehand grip. Pada pegangan ini hanya satu sisi bet yang digunakan. Teknik seemiller grip, teknik ini juga banyak digunakan oleh kalangan professional dalam tenis meja. Seemiller grip juga disebut dengan American grip, yang merupakan versi dari Shakehand grip. Cara memegang nya hampir sama dengan shakehand grip tapi bedanya bet bagian atas diputar dari 20-90 dejarat ke arah tubuh. Jari telunjuk menempel di sepanjang sisi bet. 2. Pukulan Forehand dan Backhand a. Melakukan pukulan Forehand dan Backhand lurus Bola dilambungkan ke teman. Dilakukan berpasangan atau kelompok. Yang telah melakukan pukulan forehand/backhand dan pelambung bergerak berpindah tempat b. Melakukan pukulan Forehand dan Backhand menyilang meja Bola dilambungkan oleh teman dan cara dipantulkan ke meja dan dengan pukulan servis. Dilakukan berpasangan atau kelompok. Yang telah melakukan pukulan backhand dan pelambung bergerak berpindah tempat. 3. Servis a. Servis forehand dan backhand lurus bidang servis. Dilakukan berpasangan/berkelompok Yang telah melakukan pukulan servis bergerak berpindah tempat. b. Servis forehand dan backhand secara menyilang Dilakukan berpasangan/kelompok Yang telah melakukan pukulan servis bergerak berpindah tempat. c. Servis forehand dan backhand ke sasaran Dilakukan berpasangan/kelompok Yang telah melakukan pukulan servis bergerak berpindah tempat. 4. Smash a. Smash forehand Posisikan kaki kiri berada di depan, dan kaki kanan di belakang. Miringkan badan sedikit ke kanan sehingga berat badan bertumpu pada kaki kanan. Tarik lengkan kebelakang, pinggang sedikit dimiringkan ke kanan. Setelah bola memantul dan mencapai titik teratas, mulai ayunkan lengan dari bawah ke atas, pukul dan tekan bola ke bawah dengan bantuan pergelangan tangan. b. Smash backhand Posisikan kaki kanan di depan, sementara kaki kiri di belakang. Miringkan badan sedikit ke kiri sampai pundak kanan menghadap meja. Tarik lengan bawah ke kiri, ke belakang dan lebih tinggi dari meja. Setelah bola memantul dan mencapai titik paling atas, ayunkan lengan bawah ke depan arah kanan dan pukul bola. Pergelangan tangan dapat membantu menekan bola serta mengatur arah, dan berat badan berpindah dari kiri ke kanan. Ukuran Permainan Tenis Meja Ukuran meja lapangan tenis meja Panjang dan lebar meja : 274 cm dan 152,5 cm Tinggi meja dari lantai lapangan : 76 cm Tebal garis sisi : 2 cm Luas : 4,1785 meter persegi Ukuran tiang net dan jaring net tenis meja Panjang net : 183 cm Lebar/tinggi net : 15,25 cm Jarak meja ke Tiang : 15,25 cm Luas net = 0,279075 meter persegi. sumber gambar: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgVt-KkLGzWoX6lt2KQs7egtOTPWwPz2qatvH9MknGHsAt5gbsRz6rnpcX5guibdtbNgQiMzY5-DWD1iaU9o3_C14D6N1FihyphenhyphensIKC0ELoYhG54jrvfikRh0p6EhYIGwZNGisIKCAPBnvhyphenhyphenu/s1600/permainan-tenis-meja-min.jpg sumber artikel: https://ensiklopediasli.blogspot.co.id/2016/06/pengertian-sejarah-teknik-dasar-ukuran-tenis-meja.html?m=1

BOLA FUTSAL

Pengertian Futsal Futsal adalah Olahraga bola yang dimainkan oleh dua tim, yang masing-masing beranggotakan 5 orang pemain. Tujuan Olahraga Futsal adalah mamasukkan bola ke gawang lawan. Dengan menggunakan kaki, kepala, dan semua bagian tubuh kecuali tangan. Tidak seperti Sepak Bola Olahraga Futsal dimainkan di ruang tertutup dan di tempat yang rata. Dengan ukuran lapangan yang lebih kecil dan jumlah pemain yang lebih sedikit dari Sepak Bola. Juga lapangan Futsal dibatasi oleh garis bukan dengan net atau dengan sebuah papan. Sejarah Futsal Futsal berasal dari Bahasa Spanyol dari kata Futbol (sepak bola) dan Sala (ruangan). Apabila dua kata tersebut digabungkan maka menjadi Sepak Bola dalam ruangan (Futsal). Olahraga Futsal pertama dipopulerkan di Montevideo, Uruguay tahun 1930. Oleh salah satu pelatih sepak bola asal Argentina yang bernama Juan Carlos Ceriani. Olahraga ini mendapatkan banyak perhatian dari Amerika Selatan, terutama Brasil. Keindahan permainan ini dapat dilihat seperti yang diperlihatkan pemain Brasil di luar lapangan. (Bermain Sepak bola) Sebagai contohnya adalah Edison Arantes do Nascimento atau yang lebih dikenal dengan Pele . Pemain bintang asal Brasil yang mengembangkan bakatnya dari Olahraga Futsal. Negara brasil terus menjadi kiblat atau pusat Olahraga Futsal hingga hari ini. Olahraga ini sekarang dimainkan dalam perlinduingan Fédération Internationale de Football Association di seluruh dunia. Sejarah Olahraga Futsal versi FIFA tidak bisa di terima begitu saja oleh dunia. Ada beberapa Negara yang mengklaim bahwa Olahraga Futsal berasal dari Negara mereka yaitu dari Kanada dan Brasil. Futsal berkembang pesat di Negara Brasil, maka pada tahun 1936 dibuatlah kesepakatan dan aturan Olahraga Futsal. Peraturan saat itu tidak jauh berbeda dengan peraturan saat ini. Dengan adanya peraturan dan kesepakatan ini, Futsal semakin dikenal bahkan digemati di Amerika Latin. Lapangan Futsal dan Tanda Lapangan
1. Lapangan Futsal harus berbentuk segi empat yang ditandai dengan garis untuk pembatas. Warna garis harus berbeda dengan warna lapangan agar bisa dibedakan oleh setiap pemain. 2. Ukuran Lapangan Futsal berstandar Nasional memiliki panjang 25-42 meter dan lebar 15-15 meter. 3. Ukuran Lapangan Futsal berstandar Internasional memiliki panjang 38-42 meter dan lebar 18-25 meter. 4. Permukaan Lapangan Futsal harus halus, rata dan tidak abrasif . 5. Disarankan permukaan lapangan terbuat dari kayu atau lantai parkit atau bahan semisalnya. Tetapi harus menghindari penggunaan bahan beton atau korn blok. 6. Lapangan Futsal dibagi menjadi dua bagian, yang pisahkan oleh garis yang disebut dengan garis tengah lapangan. 7. Titik pusat ditandai dengan titik yang berada di tengah-tengah garis tengah lapangan. Yang dikelilingi lingkaran tengah dengan panjang jari-jari 3 meter. 8. Garis batas lapangan selebar 8 cm meliputi garis samping, garis gawang,dan garis melintang tengah lapangan. Gawang, Titik Pinalti dan Tendangan Sudut
1. Setengah lingkaran dengan jari-jari 6 meter ditarik sebagai pusat dari masing-masing tiang gawang. 2. Jarak titik pinalti utama adalah 6 meter dari titik tengah gawang. 3. Jarak titik pinalti kedua adalah 10 meter dari titik tengah garis gawang. 4. Gawang harus berada di tengah-tengah garis gawang. Ukuran gawang Olahraga Futsal adalah lebar gawang 3 meter dan tinggi gawang 2 meter. 5. Tiang gawang terbuat dari kayu, logam atau bahan lainnya yang telah menjadi kesepakatan. 6. Warna tiang gawang dan mistar gawang harus berbeda dengan warna lapangan permainan. 7. Kedua tiang gawang dan mistar gawang memiliki lebar dan dalam yang sama yaitu 8 cm. 8. Jaring terbuat dari tali rami atau nilon dan dikaitkan pada tiang dan mistar gawang. 9. Busur tendangan sudut dengan radius 25 cm di setiap sudut Lapangan Olahraga Futsal. Bola Futsal
1. Bola berbentuk bulat dengan ukuran 4. 2. Minimum keliling bola 62 cm dan maximum 64 cm. 3. Terbuat dari kulit atau bahan yang cocok lainnya (tidak membahayakan pemain). 4. Lambungan bola 55-65 cm pada pantulan pertama. 5. Mempunyai berat antara 400 gram sampai 440 gram. 6. Tekanannya sama dengan 0,4 -0,6 atmosfir (400-600 g/cm ). 7. Bola dari kulit laken atau bulu (felt ball) tidak diperbolehkan. Pemain Futsal
1. Jumlah pemain utama untuk memulai petandingan adalah 5 orang pemain. Dan salah satu pemain menjadi penjaga gawang. 2. Jumlah pemain cadangan dari masing-masing tim maximun adalah 7 orang pemain. 3. Batas jumlah pergantian pemain dalam Olahraga Futsal tidak dibatasi. Dan pemain yang sudah digantikan sebelumnya boleh bermain kembali. 4. Pergantian pemain dapat dilakukan sewaktu-waktu selama pertandingan masih berlangsung, ketika bola keluar lapangan. 5. Pergantian dianggap sah apabila proses pergantian pemain dilakukan pada daerah pergantiannya sendiri. Tetapi dilakukan setelah pemain yang digantikan keluar dari lapangan permainan 6. Pergantian pemain sangat bergantung pada kewenangan wasit, apakah dipanggil wasit atau tidak. 7. Proses pergantian batal apabila pemain yang akan digantikan mendapatkan kartu merah sebelum pemain keluar dari lapangan permainan. 8. Metode pergantian melayang yaitu semua pemain kecuali penjaga gawang memasuki dan meninggalkan lapangan permainan. 9. Penjaga gawang boleh bertukar posisi dengan pemain yang lainnya. Perlengkapan Pemain Futsal
1. Pemain tidak boleh menggunakan peralatan apapun yang dapat melukai dirinya sendiri atau pemain lain. 2. Pemain memakai seragam atau kostum,(celana pendek, kaos seragam, kaos kaki, sepatu dan pengaman kaki). 3. Seragam pemain diberi nomor 1-15 di bagian belakang seragam pemain. Dan warna angka dengan warna seragam harus berbeda. 4. Penjaga gawang diperkenankan memakai celana panjang, di bagian luarnya harus ditutup dengan kaos kaki. 5. Seragam penjaga gawang harus berbeda dengan seragam pemain yang lainnya. 6. Apabila pemain melakukan kesalahan maka wasit akan menegur dan memerintahkan untuk membenahi perlengkapannya. Periode pertandingan 1. Lama pertandingan Futsal adalah selama 2 kali 20 menit. Apabila hasil masih imbang maka ditambah dengan perpanjangan waktu selama 2 kali 5 menit. 2. Pelatih diberikan wewenang untuk meminta waktu time-out kepada pencatat waktu, selama 1 menit disetiap babak. 3. Time-out dapat diminta setiap saat, tetapi pada saat tim tersebut tengah menguasai bola. 4. Pencatat waktu dapat memberikan izin time-out ketika bola keluar dari lapangan permainan, dengan menggunakan peluit. 5. Ketika time-out diberikan, semua pemain harus tetap berada di dalam lapangan permainan. 6. Tim yang tidak meminta time-out pada babak pertama, pada babak kedua hanya mendapat 1 kali time-out . 7. Jarak waktu istirahat antar babak adalah 10 menit atau tidak boleh lebih dari 15 menit. Tendangan Permulaan (Kick Off)
1. Seluruh pemain berada dalam wilayahnya sendiri, dan para pemain tidak boleh berada dalam lingkaran tengah. Atau sekurang-kurangnya pemain harus berada 3 meter dari bola. 2. Bola ditempatkan dititik tengah lapangan, dan wasit memberi isyarat untuk memulai kick off. 3. Penendang kick off tidak boleh menyentuh bola untuk kedua kalinya sebelum bola disentuh oleh pemain lain. 4. Pada saat bola telah ditendang oleh salah satu pemain maka pertandingan telah sah dimulai. 5. Setelah salah satu tim berhasil mencetak gol maka permainan dimulai dengan tendangan permulaan( kick off ). Tendangan bebas
Tendangan bebas dalam Olahraga Futsal dibagi menjadi dua. Yaitu: tendangan bebas langsung dan tidak langsung. Untuk tendangan bebas pemain tidak boleh menyentuh bola kedua kalinya sebelum di sentuh oleh pemain yang lain. 1. Tendangan bebas langsung Metode tendangan yang disertai persiapan dalam Olahraga Sepak Bola dan Futsal disebabkan suatu pelanggaran. Apabila bola yang ditendang langsung mengarah kearah gawang lawan dan berbuah gol tanpa sentuhan dari pemain lain. Maka gol tersebut dinyatakan sah oleh wasit yang memimpin pertandingan. Tendangan bebas langsung diberikan kepada pihak lawan, apabila pemain melalukan kesalahan-kesalahan dibawah ini. Dengan pengamatan dari wasit yang memimpin pertandingan, dianggap tindakan kasar atau usaha untuk melukai lawan atau . 1. Menendang atau mencoba untuk menendang lawan. 2. Menjagal atau mencoba untuk menjagal lawan. 3. Menerjang lawan. 4. Mendorong lawan hingga jatuh, meskipun dengan bahunya. 5. Memukul atau mencoba memukul lawan. 6. Meludah pada tubuh atau menghina lawan. 7. Melakukan sliding tackle untuk merebut bola saat dikuasai oleh lawan. Kecuali untuk penjaga gawang di daerah pinaltinya sendiri dengan syarat berhati-hati. 8. Memegang bola dengan sengaja, kecuali penjaga gawang di daerah pinalti. 9. Apabila pemain melakukan pelanggaran di kotak pinalti, maka wasit akan memberikan tendangan pinalti pada lawan. 10. Hand ball atau bola mengenai tangan. 2. Tendangan bebas tidak langsung Adalah metode tendangan yang bebas dilakukan oleh pemain yang disebabkan oleh pelanggaran tertentu. Metode ini tidak bisa digunakan untuk mencetak gol secara langsung. Akan tetapi bola harus menyentuh pemain untuk kedua kalinya entah rekan ataupun lawan. Tendangan bebas tidak langsung akan diberikan kepada lawan apabila seorang pemain melakukan pelanggaran-pelanggaran dibawah ini. 1. setelah melemparkan bola, dia kembali menerima bola (dengan kaki /tangan)sebelum bola melewati daerahnya. atau belum disentuh atau dikuasai oleh lawan. 2. memegang bola dengan tangannya setelah menerima bola dari tendangan kedalan rekannya. 3. memegang bola dengan tangannya dengan sengaja setelah mendapatkan bola dari rekannya. 4. menguasai bola dengan tangan maupun kaki lebih dari empat detik. 5. bermain dengan cara membahayakan. 6. sengaja menghalangi pergerakan lawan saat tidak menguasai bola. 3. Posisi pemain saat tendangan bebas - Setiap pemain lawan harus berada minimal 5 meter dari bola atau dari tempat tendangan bebas. - Bola kembali dalam permainan setelah bola ditendang atau disentuh oleh seorang pemain. - Apabila tendangan bebas terjadi di dalam area pinalti maka seluruh pemain lawan harus berada di luar area pinalti. Tendangan Pinalti
1. Bola diletakkan di titik yang telah ditentukan. 2. Penjaga gawang berada di belakang garis gawang sampai wasit meniup peluit atau saat wasit memberikan isyarat. 3. Penjaga gawang menghadap kearah penendang dan berada diantara tiang gawang hingga bola ditendang. 4. Para pemain harus tetap berada di dalam lapangan permainan. 5. Semua pemain harus berada di luar area pinalti kecuali penendang dan penjaga gawang. 6. Minimal pemain berjarak 5 meter dari titik pinalti. Tendangan ke dalam Tendangan ke dalam adalah cara untuk memulai kembali permainan setelah bola keluar dari garis samping. Pemain terlebih dahulu mengoper bola kepada rekannya. Apabila pemain langsung menendang kearah gawang dan berbuah gol maka gol tersebut tidak akan dianggap. Aturan tendangan ke dalam
1. Harus diletakkan pada garis samping lapangan. 2. Ditendang ke dalam lapangan atau kearah manapun. 3. Pemain yang mengambil tendangan kakinya tidak boleh menyentuh garis atau pemain harus berada di luar lapangan. 4. Lawan boleh menghalangi tendangan terrsebut, dengan jarak minimum 5 meter dari bola. 5. Pemain yang mengambil tendangan ini hanya mempunyai waktu 4 detik dari pertama menempatkan bola. Apabila melanggar maka tendangan ke dalam akan diberikan kepada pihak lawan. 6. Bola berada dalam lapangan permainan setelah ditendang atau disentuh oleh pemain. Pelanggaran yang diperingatkan 1. Bersalah karena melakukan tindakan yang kurang sportif. 2. Melakukan tindakan yang kurang baik atau mengucapkan kata-kata yang tidak baik 3. Berusaha melanggar peraturan yang telah ditetapkan. 4. Mencoba memperlambat atau mengulur-ulur waktu saat pertandingan berjalan. 5. Masuk kedalam lapangan permainan dengan seenaknya tanpa mendapatkan izin dari wasit yang memimpin. 6. Sengaja meninggalkan lapangan permainan tanpa ada intruksi dari wasit maupun pelatih. Pelanggaran yang menyebabkan pemain dikeluarkan
1. Bermain dengan ngawur atau mencoba melukai lawan. 2. Meludah atau melecehkan pemain lawan atau wasit. 3. Menghalangi lawan mencetak gol dengan cara yang tidak diperbolehkan. 4. Mendapatkan kartu kuning sebanyak 2 kali dalam satu pertandingan. 5. Berkata-kata dengan tujuan untuk menghina pemain lawan atau wasit. 6. Melakukan selebrasi yang tidak semestinya dilakukan. sumber gambar: 1. https://i1.wp.com/karyapemuda.com/wp-content/uploads/2017/09/futsal-765721__340.jpg?zoom=2.5600000000000005&fit=510%2C340&ssl=1 2.https://i1.wp.com/karyapemuda.com/wp-content/uploads/2017/09/futsal-765721__340.jpg?zoom=2.5600000000000005&resize=800%2C533&ssl=1 3.https://i1.wp.com/karyapemuda.com/wp-content/uploads/2017/09/foto-gawang-futsal.jpg?zoom=2.5600000000000005&resize=800%2C591&ssl=1 4.https://i0.wp.com/karyapemuda.com/wp-content/uploads/2017/09/MG_4271.jpg?zoom=2.5600000000000005&resize=800%2C533&ssl=1 5.https://i2.wp.com/karyapemuda.com/wp-content/uploads/2017/09/76720160621123307739_o.jpg?zoom=2.5600000000000005&resize=801%2C534&ssl=1 6.https://i2.wp.com/karyapemuda.com/wp-content/uploads/2017/09/256371_791580cc-c3d4-11e4-bda7-c0b34908a8c2.jpg?zoom=2.5600000000000005&resize=799%2C599&ssl=1 7.https://i2.wp.com/karyapemuda.com/wp-content/uploads/2017/09/futsal-kick-off.jpg?zoom=2.5600000000000005&resize=801%2C535&ssl=1 8.https://i1.wp.com/karyapemuda.com/wp-content/uploads/2017/09/161016_620.jpg?zoom=2.5600000000000005&resize=802%2C459&ssl=1 9.https://i2.wp.com/karyapemuda.com/wp-content/uploads/2017/09/maxresdefault-2.jpg?zoom=2.5600000000000005&resize=809%2C455&ssl=1 10. https://i0.wp.com/karyapemuda.com/wp-content/uploads/2017/09/peraturan-tendangan-ke-dalam-futsal.jpg?zoom=2.5600000000000005&resize=802%2C546&ssl=1 11. https://i1.wp.com/karyapemuda.com/wp-content/uploads/2017/09/Kartu-merah.jpg?zoom=2.5600000000000005&resize=798%2C479&ssl=1 sumber artikel: https://karyapemuda.com/pengertian-futsal/

Kamis, 15 Maret 2018

BOLA VOLI

Permainan Bola Voli Permainan bola voli adalah salah satu olahraga dunia yang diminati banyak orang. Di Indonesia sendiri, penggemar bola voli mulai banyak bermunculan. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya pertandingan resmi bola voli yang di adakan, dan munculnya komunitas-komunitas penggemar bola voli di tanah air. Artikel berikut ini akan membahas pengertian permainan bola voli secara lengkap dari segi sejarah, peraturan, dan teknik bermain bola voli. Pengertian Permainan Bola Voli
set Bola voli adalah olahraga permainan yang terdiri dari dua grup. Masing-masing grup saling berlawanan dan memiliki anggota tim sebanyak enam orang. Selain dapat dimainkan secara beregu, terdapat juga variasi permainan bola voli yang dapat dimainkan secara berpasangan ataupun satu lawan satu. Tujuan permainan bola voli ialah melempar bola dari atas net agar dapat jatuh ke arena bermain lawan dan mencegah lawan melakukan penyerangan serupa terhadap tim. Olahraga voli tingkat dunia dinaungi oleh FIVB (Federation Internationale de Volleyball ), sedangkan di Indonesia dinaungi oleh organisasi PBVSI (Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia). Olahraga bola voli merupakan salah satu cabang olahraga yang membutuhkan kelincahan pemain serta kerjasama tim yang baik. Setiap pemain akan bergerak melakukan serangan (smash ) dan bertahan menghadapi gempuran lawan. Kesigapan dan kelincahan pemain sangat dibutuhkan agar dapat membentuk tim bola voli yang tangguh. Sejarah Permainan Bola Voli
- Asal Mula Olahraga Bola Voli Pencipta permainan bola voli adalah William G. Morgan. Beliau merupakan seorang guru pendidikan jasmani di Young Men Christian Association (YMCA), di kota Holyoke, Massachusetts, Amerika Serikat. Pada awal perkembangannya, Morgan menciptakan permainan bola voli dengan memukul-mukul bola ke atas melewati jaring-jaring yang membagi lapangan menjadi dua bagian. Selanjutnya, permainan tersebut terus-menerus mengalami perkembangan menuju arah yang lebih modern. Perkembangan tersebut dimulai dari alat yang digunakan dalam permainan, contohnya bola dan jaring. Morgan pun mulai memesan bola khusus untuk permainan voli kepada perusahaan yang memproduksi alat-alat olahraga. Bola itulah yang selanjutnya dikenal sebagai bola voli. - Berkembangnya Olahraga Permainan Bola Voli Di Dunia Awalnya, Morgan menamai permainan tersebut dengan sebutan ‘ minnonete’ . Rekan Morgan, Dr. Halsted Springfield menyarankan agar Morgan mengganti nama ‘ minnonete’ menjadi ‘ volleyball’ . Pamor permainan bola voli pun semakin menanjak setelah itu. Lembaga pendidikan YMCA, tempat Morgan bekerja, juga mulai mengadakan kompetisi bola voli. Kejuaraan bola voli nasional yang pertama pun berhasil digelar pada tahun 1922. Pada tahun 1929, organisasi nasional yang menaungi permainan bola voli pun didirikan dan diketuai oleh George J. Fisher. Permainan bola voli pun mulai dikenal di berbagai negara seperti Uni Soviet, Rumania, Jepang, dan Pakistan. Pada tahun 1961, organisasi bola voli di Pakistan menyelenggarakan kompetisi bola voli yang diberi nama Morgan Cup Tournament. Kompetisi tersebut dibuat sebagai bentuk penghargaan terhadap William Morgan sebagai pencipta permainan bola voli. Permainan bola voli mulai dikenal di Indonesia pada 1928. Bola voli dikenalkan kepada rakyat Indonesia melalui serdadu Hindia Belanda. Kemudian, pada 22 Januari 1955 lahirlah organisasi yang menaungi olahraga voli bernama Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI). Peraturan Permainan Bola Voli https:
Berikut ini adalah beberapa peraturan dasar dalam permainan bola voli yang ditetapkan oleh FIVB dan PBVSI: 1. Ukuran Lapangan Ukuran lapangan bola voli menurut FIVB adalah 9 meter x 18 meter dengan garis batas serang pemain belakang berjarak 3 meter dari garis tengah. Garis tepi lapangan harus berukuran 5 cm. 2. Bola Voli Bola standar yang digunakan dalam permainan voli harus memenuhi kriteria berikut yaitu: Berbentuk bulat Terbuat dari kulit lunak atau bahan sintetis Bola memiliki diameter 65-67 cm dengan massa 260-280 gram Bola harus memiliki kombinasi warna 3. Jumlah Tim Permainan terdiri dari dua regu, yang masing-masing regunya beranggotakan enam orang pemain termasuk libero. Libero adalah pemain yang keluar-masuk namun tidak memiliki hak untuk melakukan smash terhadap bola hingga ke seberang net. 4. Pakaian Setiap pemain bola voli harus memakai atribut sebagai berikut: Baju, kaos, atau jersey dengan nomor punggung dan nomor dada Celana pendek yang pada bagian paha kanan terdapat nomor Kaos kaki dan sepatu karet 5. Penilaian Penilaian pada permainan bola voli ditentukan dibagi menjadi dua kriteria yaitu, kesalahan reli dan kemenangan dalam setiap set. Berikut adalah faktor-faktor yang digunakan untuk penilaian: Jika pelaku servis memenangkan reli, maka timnya mendapatkan satu poin dan harus melanjutkan servis Jika pelaku servis gagal melakukan reli, maka regu lawan mendapatkan satu poin dan berhak melakukan servis Suatu set, kecuali set V, dimenangkan oleh suatu regu yang mendapatkan angka 25 terlebih dahulu dengan minimal selisih dua angka Jika permainan seri (24-24), maka permainan dilanjutkan sampai poin menyentuh angka selisih dua Jika kedudukan kemenangan set 2-2, maka pada set penentuan (set V), dimainkan hingga poin mencapai angka 15 dengan selisih minimal dua angka Jika satu regu menolak untuk bermain setelah dipanggil, maka regu tersebut dinyatakan kalah 0-3 dan 0-25 untuk tiap set Teknik Permainan Bola Voli Berikut merupakan cara bermain bola voli serta teknik dasar permainan yang wajib dikuasai oleh setiap pemain: 1. Servis Atas Cara bermain bola voli dengan teknik servis atas adalah sebagai berikut: Berdiri sambil memegang bola menggunakan satu tangan. Tempatkan salah satu kaki yang berlawanan dengan tangan yang digunakan untuk memukul. Lambungkan bola voli ke atas melewati kepala, lalu pukul bola tersebut dengan cara mengayunkan tangan pemukul ke arah bola. Lakukan gerakan selanjutnya dengan melangkahkan kaki belakang ke depan lalu luruskan tangan pemukul mengikuti arah bola. 2. Mengumpan Bola Ada dua jenis teknik mengumpan bola berdasarkan arah datangnya bola: Mengumpan Bola Atas Cara mengumpan bola atas dapat dilakukan dengan berdiri rileks terlebih dahulu, lalu buka kedua kaki selebar bahu dengan posisi sejajar, dan arahkan pandangan pada bola. Tekuk kedua lutut, lalu tempatkan kedua tangan di depan muka. Tekuk pula kedua sikut, dan buka jari-jari dengan rileks. Dorong bola dengan kedua telapak tangan sambil meluruskan kedua tangan dan dibantu dengan meluruskan tungkai. Mengumpan Bola Bawah Berdiri rileks, lalu buka lebar-lebar kedua kaki dengan sejajar, dan arahkan pandangan pada bola. Tekuk kedua lutut dan tempatkan kedua tangan di depan badan. Kemudian, ayunkan kedua tangan dari bawah ke atas (ke arah bola) dibantu dengan meluruskan kedua tungkai. 3. Memukul Bola Keras (Smash) Lambungkan bola melewati kepala, condongkan badan sedikit ke belakang, lalu gerakkan badan ke depan dengan gerakan mengayunkan tangan pemukul dari belakang ke depan (ke arah bola). Selanjutnya, lakukan gerakan dengan melangkahkan kaki belakang ke depan lalu luruskan tangan pemukul mengikuti arah bola. Untuk mendapatkan pukulan yang lebih keras, lakukan gerakan melompat ke depan. 4. Teknik Membendung Bola (Blocking) Kondisikan tubuh dalam posisi berjongkok. Lompat dengan kondisi kedua tangan rapat dan lurus ke atas. Ketika kaki mendarat, segera menyingkir untuk memberikan kesempatan pada rekan satu regu untuk melakukan blocking. Terdapat dua macam teknik blocking yaitu blocking tunggal dan ganda. Blocking tunggal adalah teknik membendung bola yang dilakukan oleh satu pemain, sedangkan blocking ganda dilakukan oleh dua pemain atau lebih. sumber gambar: 1.https://www.sayanda.com/wp-content/uploads/2016/10/pengertian-permainan-bola-voli.jpg 2.https://www.sayanda.com/wp-content/uploads/2016/10/sejarah-permainan-bola-voli.jpg 3.https://www.sayanda.com/wp-content/uploads/2016/10/peraturan-permainan-bola-voli.jpg sumber artikel: https://www.sayanda.com/permainan-bola-voli/